У нас вы можете посмотреть бесплатно Rela Antre 3 Jam demi Cicipi Kuliner Viral di Blok M или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Kawasan Blok M di Jakarta Selatan sejak lama dikenal sebagai salah satu surga kuliner bagi warga ibu kota. Beragam pilihan makanan, mulai dari hidangan lokal hingga mancanegara, dapat ditemukan dengan mudah di kawasan ini. Namun, antrean panjang yang kerap mengular di sejumlah tempat makan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pemburu kuliner. Memasuki Bulan Ramadhan, beredar kabar di media sosial bahwa antrean di beberapa spot kuliner Blok M tidak lagi sepanjang biasanya, khususnya pada siang hari. Kabar tersebut membuat sebagian orang yang tidak berpuasa mencoba memanfaatkan momen tersebut untuk menikmati hidangan favorit tanpa harus menunggu terlalu lama. Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, Tribunnews menyusuri beberapa tempat makan yang kerap menjadi tujuan warga. Salah satunya adalah Obihiro Nikudon, restoran Jepang yang dikenal dengan sajian donburi berisi irisan daging sapi panggang khas wilayah Hokkaido, Jepang. Ketika tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, pemandangan antrean panjang tetap terlihat. Sejumlah pengunjung masih setia menunggu giliran untuk memesan maupun menantikan hidangan mereka disajikan. Salah satu pengunjung, Adit, datang bersama temannya dengan harapan dapat menikmati hidangan tanpa harus mengantre lama. Ia mengaku sengaja datang lebih awal karena mengira suasana akan lebih sepi selama Bulan Puasa. Namun, perkiraannya meleset. Antrean tetap panjang, bahkan sejak ia memesan hingga menunggu makanannya selesai disiapkan. “Sebenarnya sudah lama lihat di TikTok, sering seliweran. Tapi karena sekarang Bulan Puasa, saya kira bakal lebih sepi. Ternyata tetap ramai,” ujar Adit pada Sabtu (7/3/2026). Ia mengaku mulai mengantre sejak pukul 12.30 WIB. Hingga hampir tiga jam berlalu, pesanannya belum juga siap. Sambil menunggu, Adit bahkan sempat berkeliling kawasan Blok M untuk mengisi waktu. Meski demikian, ia memilih tetap menunggu hingga makanannya selesai disajikan. Berbeda dengan suasana di Obihiro Nikudon, kondisi yang lebih lengang terlihat di salah satu gerai Kuliner Ayam Becek Legendaris. Saat didatangi pada siang hari, tidak tampak antrean panjang seperti biasanya. Hanya beberapa pegawai yang terlihat sibuk melipat wadah kertas untuk pesanan makanan yang akan dibungkus. Salah seorang pegawai, Aida, menjelaskan bahwa waktu operasional selama Ramadhan sedikit berbeda. Jika pada hari biasa gerai tersebut buka sekitar pukul 11.00 WIB, selama Ramadhan mereka mulai melayani pelanggan pada pukul 12.00 WIB. Menurutnya, jumlah pengunjung biasanya meningkat menjelang waktu berbuka puasa. “Kalau Bulan Puasa biasanya mulai ramai sekitar pukul 17.00 WIB, menjelang berbuka,” jelas Aida. Ia juga menambahkan bahwa pada akhir pekan jumlah pengunjung bisa meningkat cukup drastis, meskipun kedatangan pelanggan sering kali tidak menentu. Tempat lain yang juga masih dipadati pembeli adalah OO Donuts. Gerai donat berbahan dasar labu ini menawarkan berbagai varian rasa dengan konsep dapur terbuka. Para pelanggan dapat melihat langsung proses pembuatan donat yang disajikan hangat, langsung dari oven. Konsep tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Tidak sedikit yang rela mengantre sambil menyaksikan adonan donat diproses hingga siap disajikan. Seiring mendekati waktu berbuka puasa, suasana di kawasan Blok M pun semakin ramai. Beragam tenant kuliner mulai dipenuhi pengunjung yang datang untuk menikmati hidangan berbuka. Para pedagang terlihat bekerja lebih cepat untuk menyiapkan pesanan pelanggan agar dapat disajikan tepat waktu ketika azan Magrib berkumandang. Ketika waktu berbuka tiba, suasana pun berubah semakin semarak. Pengunjung langsung menikmati hidangan yang telah mereka tunggu. Hiruk pikuk percakapan, aroma makanan, serta keramaian yang memenuhi sudut-sudut kawasan Blok M kembali menegaskan satu hal: tempat ini tetap menjadi magnet kuliner yang sulit ditinggalkan, bahkan di tengah suasana Ramadhan.(*) Program: Ngabuburit Asyik Editor: Akmal Khoirul Habib #ngabuburit #kuliner #ramadhan2026 #blokm #jakartaselatan