У нас вы можете посмотреть бесплатно Menolak Menyerah, Iran Tembakkan Rudal Fattah ke Israel & Sasar Fasilitas Militer AS или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KOMPAS.TV - Tekanan dari Amerika Serikat dan Israel tidak membuat Iran menghentikan serangan ke basis militer dan fasilitas pendukung musuhnya. Iran meluncurkan gelombang serangan ke-42 yang menyasar Israel dan fasilitas Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Media Iran, Press TV, menyebut dalam serangan berkode “Labbaik Ya Khamenei” ini, Iran meluncurkan sejumlah rudal andalannya seperti Emad, Qadr, Khaybar Shekan, dan Fattah, selain juga mengerahkan drone yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Iran. Israel pun tidak tinggal diam. Sistem pertahanan udara andalan mereka, Iron Dome, dikerahkan untuk mencegat rudal-rudal Iran yang datang. Serangan pada Kamis dini hari kemarin membuat militer dan warga Israel siaga, mengantisipasi kemungkinan rudal yang lolos masuk ke wilayah mereka. Dikutip dari kantor berita Reuters, rekaman video menunjukkan sisa bagian rudal Iran terlihat jatuh dari wilayah udara Israel pada Jumat pagi. Korps Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Iran mengatakan gelombang serangan baru yang merupakan operasi gabungan dengan Hezbollah di Lebanon berlangsung sekitar lima jam dan menargetkan lebih dari 50 sasaran di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania dan Arab Saudi. Rudal Iran yang berhasil menembus pertahanan udara Israel dilaporkan merusak sejumlah rumah di wilayah Israel utara pada Jumat dini hari. Unit tanggap darurat Israel menyatakan lebih dari 50 orang mengalami luka dan mendapatkan perawatan, sebagaimana dilaporkan Reuters. Rudal Iran juga dilaporkan menghantam Desa Zarzir di dekat Nazareth. Sebagian besar korban luka mengalami cedera ringan akibat pecahan kaca. Setelah menggantikan ayahnya, pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran akan membalas kematian warganya yang menjadi korban serangan Amerika Serikat dan Israel. Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan pihaknya bersama sekutunya, Amerika Serikat, akan terus melancarkan serangan terhadap Iran. Netanyahu mengklaim telah menghancurkan berbagai infrastruktur nuklir serta fasilitas peluncuran rudal milik Iran. Ia juga menegaskan tidak akan memberikan jaminan keselamatan kepada pemimpin Iran yang tewas. Menurut Netanyahu, langkah ini dilakukan agar rezim Iran yang telah berkuasa selama hampir setengah abad dapat tumbang, sehingga rakyat Iran dapat membangun pemerintahan baru yang mampu menjalin hubungan lebih baik dengan Israel. Sementara itu, militer Israel juga melancarkan gelombang serangan udara besar-besaran di pusat kota Beirut, Lebanon. Serangan menghantam sebuah gedung bertingkat di kawasan Bachoura, pusat kota Beirut, yang berjarak kurang dari satu kilometer dari pusat pemerintahan Lebanon. Israel mengklaim gedung tersebut merupakan fasilitas atau infrastruktur milik Hezbollah. Serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik regional yang dipicu oleh serangan balasan Hezbollah terhadap Israel. Content Creator: Shinta Millenia #iran #israel #as #perang #timurtengah Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial KompasTV: Facebook: / kompastv Instagram: / kompastv Twitter: / kompastv TikTok: / kompastvnews