У нас вы можете посмотреть бесплатно Iran Mau Rayu Trump demi Cabut Sanksi Ekonomi, Tawarkan Investasi Menggiurkan di Sektor Migas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Pemerintah Iran mulai melancarkan strategi baru untuk membujuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Iran akan negosiasi agar Trump bersedia mencabut sanksi ekonomi yang melumpuhkan Teheran. Iran menawarkan peluang investasi menggiurkan di sektor minyak dan gas. Rencana ini sebagai "umpan" dalam kesepakatan nuklir yang baru. Langkah ini dilakukan menjelang pertemuan antara negosiator Iran dan AS. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Selasa (17/2/2026). Perundingan tersebut bertujuan untuk membatasi program nuklir Teheran. Sekaligus mencegah pecahnya perang di tengah meningkatnya kehadiran militer Washington di Timur Tengah. Paket investasi di sektor energi, pertambangan, hingga pengadaan pesawat terbang, disiapkan untuk dibahas bersama AS. Keterangan itu diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Diplomasi Ekonomi Hamid Qanbari. Perundingan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat berakhir tanpa kejelasan. Setelah berlangsung selama tiga setengah jam di Jenewa, Swiss. Kedua pihak hanya menyepakati prinsip panduan untuk melanjutkan pembicaraan. Tidak ada rincian resmi tentang isi kesepakatan. Tidak ada pula kepastian sampai kapan Washington akan menahan diri dari opsi militer. Di tengah harapan bahwa diplomasi bisa meredakan ketegangan, hasil pertemuan justru memunculkan lebih banyak pertanyaan. (Tribun-Video.com/Aljazeera.com) Artikel ini telah tayang dengan judul, Iran’s Khamenei maintains tough rhetoric with US despite nuclear talks https://www.aljazeera.com/news/2026/2... Program: Tribunnews Update Host: Yustina Kartika Gati Editor Video: Rahmat Gilang Maulana