У нас вы можете посмотреть бесплатно AS Siapkan Amunisi Baru untuk Hadapi Iran jika Perang Pecah, Libatkan Unit Drone Kamikaze Lucas или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Unit drone kamikaze pertama Pentagon siap dikerahkan jika perang dengan Iran pecah. Hal tersebut disampaikan juru bicara Komando Pusat Amerika Serikat (AS) Kapten Tim Hawkins, Kamis (26/2/2026). Unit drone kamikaze dikenal sebagai Satuan Tugas Scorpion dan merupakan pengembangan dari unit drone eksperimental. "Kami membentuk skuadron ini tahun lalu untuk dengan cepat melengkapi prajurit kami dengan kemampuan drone tempur baru yang terus berkembang," kata Hawkins, dikutip dari Al Arabiya pada Jumat (27/2/2026). Unit drone ini sekarang menjadi bagian dari pengerahan militer AS terbesar di Timur Tengah sejak invasi Irak tahun 2003. Salah satu drone milik unit tersebut berhasil diuji coba peluncurannya di Teluk pada pertengahan Desember 2025. Uji coba dilakukan dari dek penerbangan kapal tempur USS Santa Barbara. Pengerahan unit ini menandai pergeseran dari ketergantungan militer AS pada senjata bernilai jutaan dolar seperti drone MQ-9 Reaper. CENTCOM memperkirakan drone Sistem Serangan Tempur Tak Berawak Berbiaya Rendah (LUCAS) berharga sekitar $35.000 per unit. Drone yang ringan ini dirancang untuk serangan satu arah, misi pengintaian, dan serangan maritim. Drone LUCAS memiliki jangkauan yang luas dan mampu beroperasi secara otonom. Dengan muatan 18 kilogram, drone LUCAS tak hanya dapat digunakan untuk melawan target-target Iran yang diperkuat. Namun, senjata ini akan menjadi cara yang efektif untuk menyerang target-target yang lebih lunak dan tersebar di Iran. Analis lembaga think tank Hudson Institute, Bryan Clark menyebut Iran tak memiliki jaringan pertahanan udara yang memadai. Sehingga, Teheran diprediksi tidak dapat menembak jatuh banyak drone sekaligus. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Al Arabiya dengan judul, Unit drone kamikaze pertama Pentagon siap untuk serangan ke Iran. https://english.alarabiya.net/News/mi... Program: Tribunnews Update Host: Agung Tri Laksono Editor Video: Nathanael Moer Rahardian Uploader: bagus gema praditiya sukirman