У нас вы можете посмотреть бесплатно Ramai-ramai Desak Prabowo hingga Polisi Usut Aktor Intelektual di Balik Penyiraman Air Keras Andrie или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi penyiraman air keras OTK terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus menuai kecaman dari berbagai pihak. Ramai-ramai mendesak polisi mengusut aktor intelektual di balik kejahatan terorganisir tersebut. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menyebut penyiraman air keras terhadap Andrie adalah serangan terhadap demokrasi. Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap aktivis demokrasi dan HAM tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Yusril mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Terlebih menurut Yusril, pola serangan yang terjadi menunjukkan indikasi adanya perencanaan yang terorganisir, sehingga proses penyelidikan harus dilakukan secara mendalam. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai juga turut mengecam aksi penyiraman air keras terhadap Andrie. Pigai mengambil sikap tegas dengan pasang badan membela Andrie. Untuk memastikan supremasi hukum tetap terjaga, ia mendesak aparat bekerja cepat demi kepastian hukum keluarga korban. Pigai juga berkomitmen melakukan pengawasan langsung selama proses hukum berjalan, termasuk rencana menjenguk korban. Sementara itu, Eks penyidik KPK Novel Baswedan mendesak Presiden Prabowo untuk mengusut aktor intelektual di balik tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Menurut Novel, tindakan penyiraman tidak hanya dilakukan oleh dua orang. Melainkan terorganisir. Ia juga mendorong agar pelakunya tidak hanya diberi sanksi ringan. Agar hal itu dapat memberikan efek jera, tak hanya bagi pelaku tapi pihak lain yang hendak melakukan perbuatan serupa. (Tribun-Video.com) https://www.tribunnews.com/nasional/7... Program: Live Tribunnews Update Host: Rima Anggi Editor Video: Rahmat Gilang Maulana Reporter: Mario Christian Sumampow