У нас вы можете посмотреть бесплатно Baru Jadi Intel, 2 Prajurit Batalion Nagekeo Akui Masih Belajar Tangani Kasus Prada Lucky Namo или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Sidang lanjutan kasus kematian Prada Lucky kembali digelar di Pengadilan Militer III-16 Kupang, Selasa (28/10/2025). Dalam persidangan, dua anggota intel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834 Wakanga Mere, Nagekeo, yakni Sertu Thomas Awi dan Sertu Lalu Rhamdani, mengakui bahwa mereka baru menjabat di satuan intelijen dan masih dalam tahap belajar ketika kasus tersebut terjadi. Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Sertu Lalu Rhamdani mengatakan dirinya tidak mengetahui persoalan yang sebenarnya dihadapi Prada Lucky maupun Prada Richard. “Izin, kami hanya diam saja. Diperiksa HP, tapi permasalahannya apa kami tidak tahu sama sekali,” ujarnya, sebagaimana dikutip Kamis (30/10/2025). Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Baru Jadi Intel, 2 Prajurit Batalion Nagekeo Akui Masih Belajar Tangani Kasus Prada Lucky Namo, https://flores.tribunnews.com/kota-ku.... Penulis Berita: Irfan Hoi Editor Berita: Gordy Donofan Editor Video: Tian Kedoh #TribunFlores #TribunFloresCom #FloresUpdate #FloresHariIni #FloresTerkini #BeritaFloresHariIni #Tribunnews #Viral #ViralNews #BeritaViral #Trending #HotTopic #WargaNet #BeritaHariIni #BeritaTerkini #BeritaNasional #Video #Shorts