У нас вы можете посмотреть бесплатно MENJAGA KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA "ILMU TEPA SELIRA" или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Kerukunan antar umat beragama seringkali retak bukan karena perbedaan kitab suci, melainkan karena ego manusia yang merasa "mabuk kebenaran". Banyak yang takut bahwa bersikap toleran berarti menggadaikan akidah atau keyakinan. Benarkah demikian? Dalam video kali ini, Ruang Wibawa mengajak Anda menyelami kembali filosofi Jawa kuno: Tepa Selira. Sebuah "teknologi sosial" warisan leluhur yang mengajarkan kita untuk mengukur perasaan orang lain dengan perasaan diri sendiri (ngukur awak). Kita akan membedah bagaimana orang Jawa dulu mampu hidup berdampingan secara harmonis tanpa sedikitpun mencampuradukkan ajaran agama. Tepa Selira adalah pagar sosial yang kokoh, bukan jembatan teologis yang meleburkan iman. Poin-poin penting dalam pembahasan ini: 🕯️ Apa itu Tepa Selira? Memahami definisi sejati "tenggang rasa" versi Jawa. ⚖️ Batas Toleransi & Akidah: Bagaimana menghormati tetangga tanpa mengkhianati Tuhan. ⚠️ Bahaya "Mabuk Kebenaran": Ketika ego beragama justru merusak kedamaian. 📱 Praktik di Era Digital: Menjaga lisan dan jempol di media sosial. 🤝 Seni Hidup Rukun: Menjadi pribadi yang menyejukkan (Sakinah) di tengah perbedaan. Mari kita kembalikan "Wibawa" dalam beragama. Menjadi umat yang teguh imannya di dalam dada, namun luwes dan penuh kasih dalam pergaulan sosial. "Musuh terbesar kedamaian bukanlah perbedaan agama, melainkan hilangnya rasa kemanusiaan di dalam hati." Dukung Channel Ruang Wibawa: Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE jika tayangan ini memberikan pencerahan baru bagi Anda. Nyalakan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan pembahasan filosofi hidup selanjutnya. Diskusi: Bagaimana pengalaman Anda menjaga kerukunan dengan tetangga atau teman yang berbeda keyakinan? Ceritakan di kolom komentar dengan santun. 👇 #TepaSelira #KerukunanAntarUmat #FalsafahJawa #Toleransi #RuangWibawa #PituturLuhur #Kejawen #NgajiRasa #HidupRukun #BudayaJawa