У нас вы можете посмотреть бесплатно Tractus - Dominica in Quinquagesima или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Jubilate Domini Ps. 99 : 1- 3, Maz 100 : 1- 3 Ayat 3a: Scitóte quod Dóminus ípse est Déus (Ketahuilah bahwa Tuhanlah Allah). Ayat 3b: ípse fécit nos, et non ípsi nos (Dialah yang menjadikan kita, dan bukan kita sendiri). Ayat 3c: nos áutem pópulus éjus, et óves páscuæ éjus (kita ini umat-Nya, dan domba-domba gembalaan-Nya). . . versi LAI: "Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya." . Konteks & Makna Liturgis bagian Scitote quod Dominus: 1. Penegasan Iman (Scitote) Panggilan untuk menyadari kembali bahwa Tuhan adalah pusat segalanya. Ini adalah fondasi batin bagi umat sebelum memasuki masa Prapaskah. 2. Kerendahan Hati (Ipse fecit nos) Pengakuan bahwa kita adalah ciptaan (bukan pencipta diri sendiri). Maknanya adalah penyangkalan diri; bahwa hidup kita sepenuhnya bergantung pada rahmat Allah, bukan kekuatan pribadi. 3. Penjagaan Ilahi (Oves pascuae) Simbol umat sebagai "domba gembalaan". Sebelum masuk ke "padang gurun" pertobatan yang berat, umat dikuatkan bahwa mereka tidak berjalan sendirian, melainkan dituntun oleh Allah. 4. Puncak Pujian (Melisma) Secara liturgis, nada-nada panjang (melisma) pada teks ini merupakan "ledakan" sukacita terakhir. Ini adalah penghormatan agung kepada Allah sebelum musik Gereja memasuki suasana hening dan prihatin di masa Prapaskah. #vetusordo #missatridentina #gerejakatolik #gregorianchant