У нас вы можете посмотреть бесплатно Anechoic Chamber или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Anechoic Chamber · Akasa's Music ℗ Akasa Music Released on: 2026-02-22 Lyrics: ________________________________________ (Verse 1) Langit cerah, mendung, hujan deras berbicara Dengan lembut ia simpan rahasia Kutatap birunya dalam hening Ada damai yang tak terucap kata Mungkin karena itu Sang Nabi Menengadah di sunyi yang suci Mencari makna di antara awan Dan menemukan cahaya di hati ________________________________________ (Pre-Chorus) Lupa datang bersama desir angin Mengelilingi ruang tanpa bunyi Seberapa tinggi dinding kan berdiri Jika sunyi justru memantulkan diri? ________________________________________ (Chorus) Di dalam Anechoic Chamber jiwaku bergaung Tak ada suara, namun makna bersambung Padang rumput tumbuh di dinding kalbu Dan langit biru hadir dalam ruang bisu Kugapai awan yang tak terjangkau Rahasia-Nya tak seorang pun tahu Namun dalam tenang yang paling dalam Kutemukan jawab tanpa jawaban ________________________________________ (Verse 2) Ruang kedap menjelma danau Hutan hijau dan cahaya syahdu Seekor rusa datang mendekat Dua burung hinggap tanpa takut Aku terbaring di atas rerumputan Menatap langit di ruang khayalan Semilir angin menyentuh wajah Seolah Tuhan sedang menyapa perlahan ________________________________________ (Pre-Chorus 2) Kupikir ada rahasia di balik biru Di balik putih yang berarak sendu Namun tak satu pun mampu berkata Karena makna lahir dalam jiwa ________________________________________ (Chorus) Di dalam Anechoic Chamber jiwaku bergaung Tak ada suara, namun makna bersambung Sungai mengalir di antara dinding Dan sunyi berubah menjadi dzikir bening Kugapai tinggi yang sangat tinggi Namun batas hanyalah persepsi Di ruang hampa penuh cahaya Aku belajar arti menerima ________________________________________ (Bridge) Kembali duduk di ruang penuh buku Sampul usang dengan lembaran baru Pena mengalir di atas waktu Menulis aliran yang tak kasat mata “Laa yukallifullahu nafsan illaa wus’aha” Tertulis lembut di atas meja “Fainnama’al ‘usri yusro” berulang Seperti denyut yang tak pernah hilang Dinding meninggi, sungai terbentuk Makna hadir tanpa perlu dituntut Sebagaimana bumi mengitari mentari Makhluk tak lepas dari Ilahi ________________________________________ (Chorus - Reprise) Langit selalu punya ceritanya Bumi senyap pun berbisik setia Dalam diri tiga gugusan berdiskusi Akal, hati, dan ruh mencari harmoni Di dalam Anechoic Chamber terdalam Sunyi bukan lagi kegelapan Ia menjadi taman yang menenangkan Ia menjadi Tuhan yang dikenang ________________________________________ (Outro) Semakin tenang, semakin terang Rahasia tak lagi terasa asing Karena dalam sunyi yang paling sunyi Kutemukan bahwa Dia selalu mengerti Dan langit… Selalu berbicara lembut di hati. ________________________________________ Instagram: instagram.com/akasaaa.e/