У нас вы можете посмотреть бесплатно KELOMPOK SAGU BERPUISI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
KELOMPOK SAGU NAMA ANGGOTA KELOMPOK: I Kadek Rega Mahayasa (13) I Putu Agus Juni Sastra Prasetya (20) I Putu Lanang Oka Suryana (22) Ni Nyoman Dhanyadivya Pitana ( 33) Ni Putu Citra Dinari (36) Nyoman Ayu Nethania Karya Kirani (38) LAGU YANG DIPAKAI Beranjak Dewasa -Nadin Amizah Takut -Idgitaf BERANJAK DEWASA Lika-liku perjalanan Ku terjebak sendirian Tumbuh dari kebaikan, bangkit dari kesalahan Berusaha pendamkan kenyataan bahwa Takut tambah dewasa Takut aku kecewa Takut tak seindah yang kukira Takut tambah dewasa Takut aku kecewa Takut tak sekuat yang kukira Aku takut pada waktu yang berlari (a) Tak pernah mau berhenti sejenak (b) Takut pada pilihan sendiri (a) Yang harus kupikul tanpa jejak langkah yang tetap (b) Jika dewasa berarti melepaskan diri (a) Bolehkah aku menunda sejenak saja? (b) Sebab ragu bukan berarti lemah hati (a) Hanya jiwa yang belajar menjadi dewasa (b) ku sudah di petengahan Selanjutnya bagaimana? Banyak mimpi yang terkubur, mengorbankan waktu tidur Ku tak tahu apa lagi yang 'kan kukejar Aku tumbuh perlahan di sunyi hari, (a) menyusuri waktu yang terus berjalan, (b) belajar menerima getir dalam diri, (a) meski langkah terasa tertahan. (b) oh tetaplah bernafas Meski sering tercekat dan tetaplah bernafas Dan langkahmu 'kan terasa bebas Pada akhirnya ini semua Hanyalah permulaan Pada akhirnya kami semua Berkawan dengan sebentar Berbaring tersentak tertawa Tertawa dengan air mata Mengingat bodohnya dunia Dan kita yang masih saja Berusaha Tak semua harap tinggal menetap, (a) ada yang redup meski dulu kuanggap tetap, (a) aku belajar membuka genggaman, (b) meski hati sempat ingin bertahan, (b) Beranjak dewasa adalah belajar pulang, (a) menata hati yang sempat retak, (b) melangkah walau jiwa berguncang, (a) meski harapan pernah tergerak. (b) Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Bagai bintang yang jatuh Jauh terburu waktu Mati lebih cepat Mati lebih cepat Pada akhirnya Tirai tertutup Pemeran harus menunduk Pada akhirnya Aku berdoa Namaku akan kau bawa Berbaring tersentak tertawa Tertawa dengan air mata Mengingat bodohnya dunia Dan kita yang masih saja Berusaha Dewasa bukan tentang selalu benar, (a) bukan pula tentang tak pernah goyah, (b) melainkan berani jujur dan sadar, (a) bahwa diri pun pernah lelah. (b) Aku memaafkan diriku yang ragu, (a) yang takut memilih arah, (b) yang kerap terdiam membisu, (a) menyimpan tangis dan amarah. (b) Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Bagai bintang yang jatuh Jauh terburu waktu Mati lebih cepat Mati lebih cepat Kini langkahku tak lagi ragu, (a) meski jalan kadang tak selalu satu, (a) aku ikhlas pada hidup yang nyata, (b) dan menerima bahwa aku telah dewasa. (b)