У нас вы можете посмотреть бесплатно TIDAK SUKA PRABOWO? “2029 BERTARUNG!” KRITIK RAKYAT VS RETORIKA KEKUASAAN или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera untuk kita semua. Di Podcast Escape Clause, kami membedah pernyataan Presiden Prabowo yang menyatakan “kalau tidak suka, silakan 2029 bertarung.” Pernyataan ini memantik perdebatan publik dan kajian hukum tata negara. Apakah ini sekadar retorika politik dalam demokrasi, atau justru berpotensi menggeser posisi kritik publik sebagai mekanisme check and balances dalam negara hukum dan sistem presidensial Indonesia? Diskusi dipandu oleh Aldi Rizki Khoiruddin, bersama dengan narasumber, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Dr. Mohammad Novrizal Bahar, S.H., L.LM. Pembahasan menyoroti perbedaan kritik warga negara dengan kontestasi elektoral, batas etis komunikasi Presiden, serta pentingnya komunikasi publik yang berwibawa dan menenangkan. Episode ini relevan untuk memahami relasi antara mandat elektoral, kebebasan berpendapat, dan tanggung jawab konstitusional pejabat publik dalam menjaga demokrasi yang sehat dan terbuka. #PodcastEscapeClause #Prabowo #2029 #Bertarung #TidakSukaPrabowo #DemokrasiKonstitusional #HukumTataNegara #KebebasanBerpendapat #CheckAndBalances #Konstitusi