У нас вы можете посмотреть бесплатно Cegah Longsor Besar Berulang, BBPJN Teliti Kondisi Bukit di KM 16 Jalur Trenggalek–Ponorogo - bioztv или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Pemerintah tidak ingin penanganan longsor di KM 16 jalur nasional Trenggalek–Ponorogo berhenti pada solusi jangka pendek. Setelah membersihkan material longsor, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim–Bali (BBPJN) langsung menerjunkan tim khusus untuk meneliti kondisi lahan di puncak bukit guna menghentikan ancaman longsor berulang. Tim perencanaan BBPJN segera menyurvei topografi tebing di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu. Mereka ingin mengidentifikasi penyebab utama pergerakan tanah yang terus terjadi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Jatim Satker Wilayah II BBPJN Jatim–Bali, Endhy Aktony, menegaskan tim memfokuskan kajian di area puncak lereng yang menjadi sumber longsoran. “Tim BBPJN akan melakukan survei topografi di bagian atas. Kami ingin memastikan apakah ada aliran sungai, sawah, atau faktor lain yang terus memicu pergerakan tanah,” jelas Endhy, Rabu (4/3/2026). Utamakan Kajian Teknis Endhy menegaskan BBPJN tidak ingin menambal kerusakan tanpa solusi permanen. Sebelum membangun talud atau sistem penahan tanah, tim wajib melakukan penyelidikan tanah (soil investigation). “Kami harus memetakan kondisi tanah secara detail. Perbaikan di bawah tidak akan efektif jika material dari atas bukit masih berpotensi turun,” tegasnya. Empat Alat Berat Bekerja di Lokasi Sambil menunggu hasil kajian teknis, BBPJN terus membuka akses jalan. Empat alat berat kini beroperasi di lokasi: • 1 unit breaker untuk menghancurkan bongkahan batu besar. • 2 unit ekskavator untuk mengeruk dan memindahkan material tanah. • 1 unit loader untuk memuat material ke truk dan meratakan permukaan jalan. Tim mengikuti rekomendasi keselamatan dari Basarnas selama proses evakuasi. Operator memprioritaskan penggunaan breaker untuk memecah batu padat sebelum ekskavator dan loader masuk menyelesaikan pembersihan. Jika cuaca mendukung, BBPJN menargetkan akses sementara terbuka dalam dua hari. Talud Relatif Aman, Kejar Black Top Endhy memastikan struktur talud di bagian bawah masih kokoh. Batu besar yang jatuh saat longsor menyebabkan retakan pada bagian luar, tetapi tidak menggeser fondasi utama. Untuk mendukung arus mudik Lebaran, BBPJN menyiapkan sejumlah langkah percepatan, antara lain: • Meratakan badan jalan menggunakan material Kelas A. • Menutup kaki tebing dengan terpal agar air hujan tidak meresap ke tanah. • Mengaspal sementara (black top) sebelum Lebaran agar lalu lintas kembali lancar. “Target kami, insyaallah sebelum Lebaran jalur ini sudah berlapis black top. Kami juga memasang terpal sebagai mitigasi supaya tanah tidak semakin jenuh air,” pungkas Endhy. Tim gabungan terus memantau lokasi secara intensif. Melalui kajian teknis dan perbaikan menyeluruh ini, pemerintah berharap dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi pengguna jalur Trenggalek–Ponorogo.(CIA) #LongsrKM16 #TrenggalekPonorogo #MitigasiBencana 🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di : 🌐 Website : www.bioztv.id 🔵 Instagram : / bioz_tv 🔵 Tiktok : / bioz_tv 🔵 Facebook : / bioztv 🔵 Twitter : https://x.com/bioz_tv