У нас вы можете посмотреть бесплатно IRGC Tantang Rencana AS Kawal kapal Tanker di Selat Hormuz: Kami Tunggu Kehadiran Mereka или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah Teheran melontarkan peringatan keras terkait rencana Washington mengerahkan kapal perang untuk mengawal tanker minyak di Selat Hormuz. Pemerintah Iran melalui Korps Garda Revolusi (IRGC) menegaskan tidak gentar menghadapi langkah militer Amerika Serikat tersebut. Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat akan mulai mengawal kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz. Trump menyebut Amerika Serikat memiliki kekuatan militer dan ekonomi terbesar di dunia, sehingga mampu menjamin keamanan pelayaran internasional di kawasan tersebut. Menanggapi pernyataan Trump, Juru bicara IRGC, Alimohammad Naini, secara terbuka menantang rencana pengerahan militer AS tersebut. Naini, secara tegas menyatakan bahwa Iran tidak gentar menghadapi kehadiran armada Amerika di jalur pelayaran strategis tersebut. Bahkan, ia menyebut Teheran “menantikan” kedatangan kapal-kapal perang AS di kawasan itu. “Iran sangat menyambut pengawalan kapal tanker minyak dan kehadiran pasukan AS untuk penyeberangan Selat Hormuz. Dan kami, ngomong-ngomong, menantikan kehadiran mereka,” ujar Naini seperti dikutip Dawn. Pernyataan tersebut dinilai sebagai bentuk tantangan langsung terhadap kebijakan keamanan Washington di salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia Selat Hormuz, yang selama ini menjadi titik vital bagi perdagangan energi global, karena menjadi jalur utama distribusi minyak dari negara-negara Teluk menuju pasar internasional. Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Iran juga mengumumkan kebijakan pembatasan ketat terhadap lalu lintas kapal yang melintasi Selat Hormuz. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jendral IRGC Tantang Rencana AS Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz: Kami Tunggu Kehadiran Mereka, https://www.tribunnews.com/internasio.... Program: Tribunnews Update Editor Video: Mellinia Pranandari Uploader: Bintang Nur Rahman