• ClipSaver
  • dtub.ru
ClipSaver
Русские видео
  • Смешные видео
  • Приколы
  • Обзоры
  • Новости
  • Тесты
  • Спорт
  • Любовь
  • Музыка
  • Разное
Сейчас в тренде
  • Фейгин лайф
  • Три кота
  • Самвел адамян
  • А4 ютуб
  • скачать бит
  • гитара с нуля
Иностранные видео
  • Funny Babies
  • Funny Sports
  • Funny Animals
  • Funny Pranks
  • Funny Magic
  • Funny Vines
  • Funny Virals
  • Funny K-Pop

Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI скачать в хорошем качестве

Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI 9 часов назад

скачать видео

скачать mp3

скачать mp4

поделиться

телефон с камерой

телефон с видео

бесплатно

загрузить,

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI
  • Поделиться ВК
  • Поделиться в ОК
  •  
  •  


Скачать видео с ютуб по ссылке или смотреть без блокировок на сайте: Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI в качестве 4k

У нас вы можете посмотреть бесплатно Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Скачать mp3 с ютуба отдельным файлом. Бесплатный рингтон Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI в формате MP3:


Если кнопки скачивания не загрузились НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru



Kembalikan Hak Sehat Rakyat | Bedah Editorial MI

MetroTV, SEBELAS juta jiwa tentu bukan angka yang kecil. Namun di Republik ini, angka sebesar itu kiranya masih dilihat sebagai statistik yang bisa dihapus dalam waktu singkat dari daftar Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi belasan juta warga miskin tersebut dilakukan atas nama pemutakhiran data. Tujuannya mulia, menertibkan administrasi dan menyelamatkan uang negara agar tepat sasaran. Kita sepakat bahwa basis data penerima bantuan sosial, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), memang harus bersih dari 'penumpang gelap' alias mereka yang sudah mampu, meninggal dunia, atau fiktif. Tidak boleh sedikit pun APBN bocor untuk membiayai orang-orang yang tidak berhak itu. Akan tetapi, menjadi persoalan serius ketika pemutakhiran sekaligus pembersihan data tersebut dilakukan dengan cara yang meminggirkan empati. Tidak ada komunikasi yang pasti, tidak ada sosialisasi yang memadai, tiba-tiba kebijakan itu datang bagaikan teror bagi sebagian masyarakat. Layak dibilang teror karena penonaktifan 11 juta peserta itu dilakukan tanpa peringatan dini. Bayangkan kepanikan pasien gagal ginjal yang harus menjalani cuci darah secara kontinyu, atau penderita kanker yang bergantung pada kemoterapi, juga pasien talasemia yang mesti rutin mendapatkan infus darah, tiba-tiba ditolak rumah sakit karena, tanpa mereka tahu, status kepesertaan mereka nonaktif. Data Kemenkes menyebut bahwa dari 11 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dicabut itu, sekitar 120 ribu peserta ialah pasien dengan riwayat penyakit katastropik dan sekitar 12 ribu pasien hemodialisis atau cuci darah. Bagi mereka, penonaktifan mendadak ini tidak ubahnya seperti vonis mati secara tidak langsung. Sekali lagi, inti persoalannya bukan pada niat membersihkan data, melainkan pada cara penyampaiannya yang nirempati. Dari kasus ini amat terlihat bahwa pola komunikasi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial sebagai pemilik data dan BPJS Kesehatan sebagai eksekutor, cenderung menggunakan pendekatan hit and run. Eksekusi dulu, urusan belakangan. Sengkarut ini diperparah dengan kegagalan koordinasi pusat dan daerah yang klasik. Ketika masalah meledak, pola saling lempar tanggung jawab terjadi. Pusat berdalih data berasal dari daerah, BPJS berdalih hanya menjalankan regulasi, sementara dinas sosial di daerah kewalahan menerima amarah warga. Kebijakan tersebut pada akhirnya juga memindahkan beban fiskal secara sepihak ke pemerintah daerah yang sebetulnya juga tidak punya kemewahan APBD. Mereka terpaksa menanggung iuran warga yang terlempar dari tanggungan APBN agar bisa mereaktivasi kepesertaan mereka di BPJS. Negara semestinya hadir untuk melindungi segenap rakyat, bukan untuk memberikan kejutan yang mematikan. Hak konstitusional rakyat untuk mendapatkan layanan kesehatan tidak boleh diputus seketika layaknya memutus aliran listrik lantaran telat bayar. Mereka bukan penjahat, bukan koruptor yang menilap uang negara sampai miliaran bahkan triliunan rupiah. Mereka hanyalah warga yang menurut survei Kemensos sudah tidak lagi memenuhi syarat untuk mendapat bantuan iuran dari pemerintah. Mereka tidak salah apa-apa. Lantas apakah pantas mereka diperlakukan seperti penjahat? Untuk kebijakan yang strategis dan menyangkut orang banyak seperti itu, semestinya ada mekanisme grace period atau masa tenggang yang diberlakukan. Tidak bisa serta-merta, harus ada tahapannya. Jika kebijakan pemutakhiran data tersebut berujung penonaktifan, berikan waktu transisi sehingga layanan kesehatan tetap bisa diakses sembari warga mengurus sanggahan. Kini, solusi jangka pendek untuk mengatasi kepanikan masyarakat mesti dilakukan. Kiranya usul Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang disampaikan saat rapat bersama pimpinan DPR layak ditimbang. Budi mengusulkan reaktivasi JKN otomatis sementara selama tiga bulan, sambil memvalidasi data kepesertaan 11 juta PBI JK yang dinonaktifkan. Dalam rapat yang sama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan siap mencairkan anggaran Rp15 miliar untuk reaktivasi JKN otomatis sementara usulan Menkes tersebut. Klop sudah. Untuk saat ini, kiranya itulah hal maksimal yang bisa dilakukan pemerintah. Tidak hanya untuk memadamkan bara kemarahan publik, tetapi sekaligus untuk mengembalikan hak sehat rakyat. #BPJSKesehatan #PemutakhiranData #JKN #KesehatanMasyarakat #BantuanIuran #PBIJK #ReaktivasiJKN #MasalahKesehatan #KrisisKesehatan #PemerintahIndonesia ----------------------------------------------------------------------- Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini! Website: https://www.metrotvnews.com/ Facebook:   / metrotv   Instagram:   / metrotv   Twitter:   / metro_tv   TikTok:   / metro_tv   Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/

Comments
  • Presiden Prabowo Pulihkan Rp 28,6 Triliun dari Korupsi, Deretan Kasus Besar Berhasil Terungkap 23 часа назад
    Presiden Prabowo Pulihkan Rp 28,6 Triliun dari Korupsi, Deretan Kasus Besar Berhasil Terungkap
    Опубликовано: 23 часа назад
  • Sampai Nangis Dokter Rosa: Detik itu Karier saya Dipertaruhkan…. 6 дней назад
    Sampai Nangis Dokter Rosa: Detik itu Karier saya Dipertaruhkan….
    Опубликовано: 6 дней назад
  • BREAKING NEWS - Sidang MK: Uji Materi Permohonan Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi Трансляция закончилась 44 минуты назад
    BREAKING NEWS - Sidang MK: Uji Materi Permohonan Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi
    Опубликовано: Трансляция закончилась 44 минуты назад
  • Komunitas Muslim China di Gerbang Menuju TIBET, Explore Kota Xining Provinsi Qinghai 1 день назад
    Komunitas Muslim China di Gerbang Menuju TIBET, Explore Kota Xining Provinsi Qinghai
    Опубликовано: 1 день назад
  • [FULL] Susno & Abraham Samad Bongkar Isi Pertemuan Prabowo & Oposisi: Beliau Sangat Marah ke 19 часов назад
    [FULL] Susno & Abraham Samad Bongkar Isi Pertemuan Prabowo & Oposisi: Beliau Sangat Marah ke "Naga"!
    Опубликовано: 19 часов назад
  • Debat DPR Vs Mensos-Menkes soal BPJS PBI, Data Pemerintah 10 часов назад
    Debat DPR Vs Mensos-Menkes soal BPJS PBI, Data Pemerintah "Dikuliti"
    Опубликовано: 10 часов назад
  • Panas! Debat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Keluar Siapa Untung Jokowi Atau Roy Suryo 22 часа назад
    Panas! Debat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Keluar Siapa Untung Jokowi Atau Roy Suryo
    Опубликовано: 22 часа назад
  • EKONOM NYENTRIK INI PREDIKSINYA NGERI, NASIB INVESTOR RITEL, JADI GIMANA PROF?⁉️ #IntrigueRK 1 день назад
    EKONOM NYENTRIK INI PREDIKSINYA NGERI, NASIB INVESTOR RITEL, JADI GIMANA PROF?⁉️ #IntrigueRK
    Опубликовано: 1 день назад
  • [FULL] 'Jalur Tikus' Skandal Bea Cukai, Rp7 Miliar Mengalir - [Primetime News] 1 день назад
    [FULL] 'Jalur Tikus' Skandal Bea Cukai, Rp7 Miliar Mengalir - [Primetime News]
    Опубликовано: 1 день назад
  • Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memimpin Apel bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT 1 день назад
    Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memimpin Apel bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT
    Опубликовано: 1 день назад
  • 5 Amalan Ramadhan Mengubah Hidup - Ustadz Das'ad Latif 2 дня назад
    5 Amalan Ramadhan Mengubah Hidup - Ustadz Das'ad Latif
    Опубликовано: 2 дня назад
  • Эшелон с СОТНЯМИ ДЕТЕЙ ПРОПАЛ в 1948-м | Документальная драма 2 недели назад
    Эшелон с СОТНЯМИ ДЕТЕЙ ПРОПАЛ в 1948-м | Документальная драма
    Опубликовано: 2 недели назад
  • [FULL] Bonatua, Mardiansyah Semar &  Ray Rangkuti Soal Salinan Ijazah Jokowi di KPU Dibuka Ke Publik 21 час назад
    [FULL] Bonatua, Mardiansyah Semar & Ray Rangkuti Soal Salinan Ijazah Jokowi di KPU Dibuka Ke Publik
    Опубликовано: 21 час назад
  • Menohok Rieke PDIP Tanya Purbaya Ribut BPJS Kesehatan PBI JKN: Negara Kita Kategori Apa? | Liputan6 23 часа назад
    Menohok Rieke PDIP Tanya Purbaya Ribut BPJS Kesehatan PBI JKN: Negara Kita Kategori Apa? | Liputan6
    Опубликовано: 23 часа назад
  • Tanah Bergerak Terus Mengancam, Ratusan Rumah Rusak di Tegal - [Metro Hari Ini] 13 минут назад
    Tanah Bergerak Terus Mengancam, Ratusan Rumah Rusak di Tegal - [Metro Hari Ini]
    Опубликовано: 13 минут назад
  • SPECIAL INTERVIEW: Ranto Sibarani 22 часа назад
    SPECIAL INTERVIEW: Ranto Sibarani "Rujak" Seluruh Argumentasi Roy Cs: Soal Ijazah Sudah Selesai
    Опубликовано: 22 часа назад
  • ПОСЛЕ СМЕРТИ ВАС ВСТРЕТЯТ НЕ РОДСТВЕННИКИ, А.. ЖУТКОЕ ПРИЗНАНИЕ БЕХТЕРЕВОЙ. ПРАВДА КОТОРУЮ СКРЫВАЛИ 3 месяца назад
    ПОСЛЕ СМЕРТИ ВАС ВСТРЕТЯТ НЕ РОДСТВЕННИКИ, А.. ЖУТКОЕ ПРИЗНАНИЕ БЕХТЕРЕВОЙ. ПРАВДА КОТОРУЮ СКРЫВАЛИ
    Опубликовано: 3 месяца назад
  • SPONTANITAS KDM SAAT LIHAT KESEMRAWUTAN | INI TINDAKANNYA 1 день назад
    SPONTANITAS KDM SAAT LIHAT KESEMRAWUTAN | INI TINDAKANNYA
    Опубликовано: 1 день назад
  • Terungkap! Kronologi Mengejutkan Dugaan Penyanderaan Lima Kurir #beritasatu 1 день назад
    Terungkap! Kronologi Mengejutkan Dugaan Penyanderaan Lima Kurir #beritasatu
    Опубликовано: 1 день назад
  • КОБЗОН И ВОРЫ В ЗАКОНЕ: Кто на самом деле «крышевал» советскую эстраду? 1 месяц назад
    КОБЗОН И ВОРЫ В ЗАКОНЕ: Кто на самом деле «крышевал» советскую эстраду?
    Опубликовано: 1 месяц назад

Контактный email для правообладателей: u2beadvert@gmail.com © 2017 - 2026

Отказ от ответственности - Disclaimer Правообладателям - DMCA Условия использования сайта - TOS



Карта сайта 1 Карта сайта 2 Карта сайта 3 Карта сайта 4 Карта сайта 5