У нас вы можете посмотреть бесплатно OKE MADE – D’ Antoni Lebih Laku di Panggung? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Podcast #93 Tampil beda apalagi idealis, memang tidak mudah. Inilah yang dialami D’Antoni, penyanyi lagu rock berbahasa Bali. Terbiasa ngeband dan memainkan musik rock sejak remaja, ketika mendapat masukan untuk mencoba masuk ke belantika musik Bali, ia pun tak lepas dari warna rock. Apa daya, karena idealis dan tampil beda ketika lagi jaya-jayanya lagu pop Bali berirama mandari dan berlaras pelog, lagu karya penggemar grup macam Helloween, juga GodBless dan Boomerang ini ditolak di mana-mana. Tak hanya ditolak label rekaman yang ada di Bali, juga ditolak pemutarannya di radio-radio. Penasaran, ia pun mencoba merilis secara mandiri album rekaman pertamanya “Bali Ilang”. Produksi kaset 1.000 keping, yang terjual kurang dari separuhnya. Menariknya, sepi atau kurang laku di kaset, ia malah cukup ramai ditonton saat pentas. Pengalaman inilah yang membuat pria asal Legian ini semangat untuk membuat rekaman baru lagi. Tak sia-sia, akhirnya D’Antoni mencatatkan diri sebagai rocker lagu berbahasa Bali yang konsisten di jalurnya sejak 1998. Tujuh album sudah dihasilkannya dengan sejumlah hits seperti “Depang Tiang Pedidi”, “Luas ke Kepal Pesiar”, “Sidake Mewali”, “Swarga di Mercapada”, dan “Boya Je Romeo”. Ada cerita menarik apa lagi dari pengusaha yang menjadikan musik sebagai bagian lain yang tak terlepas dari perjalanan hidupnya ini? Simak obrolannya hingga tuntas penayangan. Mari kembangkan channel ini dengan menekan tombol lonceng dan subscribe. FB: / okemade.ganghan #okemade #podcast #ganghan #D’Antoni #lagubali