У нас вы можете посмотреть бесплатно 🔴Langganan Banjir, 75 Rumah di Yusuf Bauty Gowa Terendam или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-GOWA.COM - Hujan deras yang mengguyur sejak semalam menyebabkan banjir di Jalan Yusuf Bauty, Kelurahan Manggarupi, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (25/2/2026). Pantauan di lokasi sekira pukul 16 00 Wita, ketinggian air di ruas jalan bervariasi. Mulai dari betis hingga lutut orang dewasa. Air tak hanya merendam badan jalanan. Tetapi juga masuk ke sejumlah rumah warga di beberapa perumahan sekitar lokasi. Pengendara, terutama motor, tampak kesulitan melintas. Bahkan, sebagian terpaksa mendorong kendaraannya karena mogok akibat terendam banjir. Sedikitnya sekira 12 motor mogok akibat banjir melanda. Pengendara tampak menuntun motornya ke tempat yang lebih tinggi. Personel Sabhara Polres Gowa turut membantu warga yang ingin dievakuasi dari rumahnya. Petugas menyusuri genangan dan memastikan warga lanjut usia serta anak-anak dapat keluar dengan aman. Ada pula pengendara motor yang dievakuasi sementara kendaraannya Ketua RT 1 RW 7 Kelurahan Paccinongan, Nurjanna, mengatakan banjir di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. “Sudah berapa tahun ini banjir, kan setiap tahun kena banjir, sudah lima tahun mi,” ujarnya saat ditemui di lokasi Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi membuat air cepat meluap dan masuk ke dalam rumah warga. “Sudah tiga hari, tapi masuk di sini kalau jalan sudah penuh kita tidak bisa apa-apa lagi karena sudah tinggi,” katanya. Ia menyebut terdapat 75 kepala keluarga (KK) atau sekitar 75 rumah di wilayahnya yang terdampak banjir. Ketinggian air di dalam rumah warga mencapai sekitar 50 sentimeter. Sementara di luar rumah, genangan bisa setinggi paha orang dewasa. “Kalau di luar setinggi paha airnya, di dalam tidak ji. Jadi rata-rata 50 sentimeter,” jelasnya. “Sudah dua hari kita terjebak, penjual sayur juga tidak ada,” ungkap Nurjanna. Untuk kebutuhan makan, warga hanya mengandalkan persediaan seadanya. “Kita menjual, hasil jualan kita makan. Ada stok di kulkasnya mungkin, selebihnya tidak ada apa-apa buat kami. Bantuan juga tidak ada bantuan,” katanya. Salah seorang pengendara motor, Madi mengaku motornya mogok usai menerobos banjir Ia tidak menyangka air cukup dalam hingga masuk ke bagian mesin motor. “Mungkin businya bermasalah,” katanya. Menurutnya, saat melintas, air sudah hampir mencapai badan motor. “Air sampai di badan motor tadi,” ucapnya. Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli Host: Fiorena Jieretno Supporting: Zakly /Desy Astriani, Muh. Khairan Kamil (Magang UNM & Unhas)