У нас вы можете посмотреть бесплатно Sejarah Museum Aceh, Sempat Dibawa ke Semarang Hingga Kembali ke Jl Sultan Alaidin Mahmudsyah или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Museum Aceh didirikan pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Pemakaiannya diresmikan Gubernur sipil dan militer Belanda di Aceh Jenderal H.N.A Swart pada 31 Juli 1915. Pada waktu itu bangunannya hanya berupa sebuah paviliun Rumah tradisional Aceh yaitu Rumoh Aceh. Sebelum dijadikan Museum, Paviliun Rumoh Aceh itu sempat diikutkan dalam pameran De Koloniale Tentoosteling yang diselenggarakan Belanda di Semarang, pada 13 Agustus-15 November 1914 dan mendapatkan penghargaan terbaik dalam expo itu. Kemudian F.A Stammeshaus selaku kurator pertama Museum Aceh mengusulkan agar Paviliun itu dikembalikan ke Aceh dan dijadikan Museum Awalnya Lokasi Paviliun Rumoh Aceh ini terletak di Blangpadang, Kemudian, usai Indonesia Merdeka Museum ini Jadi milik Pemerintah Daerah Aceh. Pada tahun 1969 atas prakasa Brigadir jendral T Hamzah Rumoh Aceh ini dipindahkan ke Jl Sultan Alaiddin Mahmudsyah. Selain Rumoh Aceh di Museum ini juga terdapat gedung pameran tetap, gedung pertemuan, gedung pameran temporer, perpustakaan, laboratorium, gedung galery dan rumah dinas. Museum Aceh ini memiliki beberapa koleksi baik berupa arkeologi, manuskrip, etnografika, seni rupa, geologika, diorama yang menyirat kekayaan budaya, tradisi, flora, fauna, dan lainnya. Dalam area museum ini juga terdapat makam raja-raja Aceh, lonceng Cakradonya hadiah Kaisar Tiongkok kepada Kerajaan Samudera Pasai yang dibawa Laksamana Cheng Ho pada abad 15. Host : Arul Ilhafi (M) Kameramen : Sahlul Mirza (M) Editor : Muhammad Rayyan (M) #sejarahaceh #museumaceh #bandaaceh ============================================== Syedara Lon, jangan lupa SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update video viral lainnya: http://bit.ly/serambivideo Update berita terpopuler lainnya: http://bit.ly/SerambinewsPopuler Update info terkini via Serambinews.com: https://aceh.tribunnews.com/ Follow akun Instagram https://bit.ly/IGserambinews Follow akun Twitter http://bit.ly/TwitterSerambinews Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBserambinews Follow akun TikTok http://bit.ly/tiktokserambinews