У нас вы можете посмотреть бесплатно Ketua RW 08 Klaim Banjir 5 Meter di Perumahan Periuk Damai Terparah, 860 Warga Terpaksa Mengungsi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Banjir setinggi lima meter merendam pemukiman warga di Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tagerang, Banten. Air tersebut menggenangi hampir seluruh rumah warga dan hanya menyisakan bagian atap pada Senin (9/3/2026). Ketua RW 08 Perumahan Periuk Damai, Heri Bertus, menegaskan bahwa banjir kali ini merupakan yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan bahwa ketinggian air mencapai sekitar lima meter, membuat proses evakuasi berlangsung sulit dan melelahkan. Menurutnya, banyak warga yang sudah kelelahan karena evakuasi dilakukan sejak sehari sebelumnya, bahkan masih ada yang sempat terjebak di dalam rumah akibat tingginya genangan. Data RW mencatat sekitar 860 warga dari 286 kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat banjir. Sebagian mengungsi ke rumah kerabat, sementara lainnya menempati lokasi pengungsian di Masjid Al Jihad. Mereka membawa barang seadanya sambil menunggu air surut dengan harapan dapat segera kembali ke rumah masing-masing. Heri juga menambahkan bahwa kebutuhan mendesak bagi para pengungsi adalah fasilitas sanitasi. Toilet di masjid yang dijadikan lokasi pengungsian ikut terendam, sehingga warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Meski begitu, bantuan logistik berupa makanan dan air bersih mulai berdatangan dari pemerintah maupun masyarakat sekitar. (Tribun-Video.com/Kompas.com) https://megapolitan.kompas.com/read/2.... Program: Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Irvan Nur Prasetyo