У нас вы можете посмотреть бесплатно PEMUDA DESA DIUSIR,DIFITNAH KAHIRNYA BISA MENGHIDUPKAN IBUNYA YANG MENINGGAL SETELAH BERTEMU KERBAU или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Dalban adalah seorang pemuda berusia 24 tahun yang tinggal di sebuah desa kecil di Kalimantan. Desa itu berada di dekat sungai besar yang menjadi sumber kehidupan warga. Setiap hari, orang-orang bekerja sebagai nelayan, petani, atau buruh kayu. Namun, bagi Dalban, hidup terasa jauh lebih berat dibandingkan orang lain. Ia tinggal di sebuah rumah kayu kecil yang sudah tua dan hampir roboh. Dindingnya berlubang, atapnya bocor saat hujan turun, dan lantainya terasa dingin di malam hari. Rumah itu hanya berisi beberapa barang sederhana: tikar lusuh, meja kecil, dan satu tempat tidur tua yang digunakan Dalban dan ibunya. Ibunya, yang bernama Marni, sudah lama sakit-sakitan. Tubuhnya semakin lemah dari hari ke hari. Ia sering batuk keras, sulit bernapas, dan hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur. Dalban merawat ibunya sendirian. Ia tidak punya ayah, karena ayahnya meninggal saat Dalban masih kecil. Setiap pagi, Dalban bangun sebelum matahari terbit. Ia mengambil air dari sungai, menyalakan api kecil untuk memasak, lalu membantu ibunya duduk dan makan. Makanan mereka sangat sederhana—kadang hanya nasi dengan garam, kadang singkong rebus jika beras habis. “Ma, makan sedikit ya,” kata Dalban dengan suara lembut sambil menyodorkan mangkuk kecil. Ibunya tersenyum lemah. “Kamu juga harus makan banyak, Ban. Jangan sampai kamu sakit.” Dalban mengangguk, meskipun ia tahu makanan itu lebih baik diberikan untuk ibunya. Setelah memastikan ibunya cukup nyaman, Dalban keluar rumah untuk bekerja. Ia melakukan apa saja demi mendapatkan uang: mengangkat kayu, membantu nelayan menarik jaring, membersihkan halaman orang, atau mencari ikan di sungai. Upah yang ia dapat sangat kecil, kadang hanya cukup untuk membeli sedikit makanan. Namun, bukan hanya kemiskinan yang membuat hidup Dalban sulit. Ia juga sering menjadi sasaran fitnah dan perlakuan buruk dari warga desa. Banyak orang menganggap Dalban sebagai pembawa masalah. Jika ada barang hilang, ia yang dituduh. Jika terjadi masalah di desa, namanya selalu disebut. “Pasti Dalban yang mencuri,” kata seseorang suatu hari di pasar. “Dia memang anak bermasalah sejak kecil,” tambah yang lain. Dalban mendengar semua itu, tapi ia tidak pernah membalas. Ia hanya menunduk dan berjalan pergi. Terimakasih sudah menonton video ini, Bagi Kalian Yang Suka Dengan Cerita Inspiratif Beserta Pesan Moral Ini Jangan Lupa Dukung Dengan Cara Like, Coment, Share Dan Subscribe Supaya Bisa Terus Mengikuti Video Selanjutnya.. Terima kasih Tag : #kisahnyatapersahabatanmanusiadanhewan #persahabatananakmanusiadankerbau #kisahviral #kisahinspiratif #kisahinspirasi #ceritaunikviral #ceritanyata #kisahsedih #kisahnyata #viralvideo #mitosataufakta #persahabatansejati #bertemandengan #kerbau #kerbauliar #ceritapendek #kisah #persahabatanhewan #hewan #ceritarakyat #temancerita #temantidur #wanstory #ceritaInspirasi #kisahdongeng #cerita inspirasikehidupan #rajakerbau #hubungandenganalam #ceritafilosofis #motivasihidup #dongengindonesia #kisahinspiratifkehidupan