У нас вы можете посмотреть бесплатно “Geran” Tanpa Henti! Rusia Klaim Gelombang Drone dan Rudal Guncang Infrastruktur Ukraina или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
#tribuntimur #tribunviral #russiaukrainewar #perangrusiavsukraina #russiavsukraine #rusiavsukraina #russia #rusia #ukraine #ukraina #chechnya TRIBUN-TIMUR.COM - Rusia diklaim terus melancarkan serangan sistematis ke wilayah belakang Ukraina sejak Januari 2026, dengan mengandalkan drone kamikaze seri “Geran” serta rudal jarak jauh. Dalam laporan yang beredar di media sosial, sasaran utama disebut mencakup sektor energi, jaringan logistik, hingga pangkalan militer di berbagai kota strategis. Serangan besar dilaporkan dimulai pada 3 Januari 2026, bertepatan dengan debut varian terbaru “Geran-5”—yang digambarkan sebagai versi bermesin jet dengan hulu ledak sekitar 90 kilogram dan jangkauan lebih dari seribu kilometer. Target yang diklaim diserang meliputi pembangkit listrik tenaga panas di Kyiv, Kharkiv, dan Odessa, gardu listrik di wilayah Sumy, Chernihiv, serta Poltava, hingga pusat perkeretaapian di Dnipropetrovsk. Akibatnya, disebutkan bahwa hingga separuh wilayah Kyiv sempat mengalami pemadaman listrik, sementara sistem energi nasional berada dalam kondisi kritis. Suhu ekstrem minus 20 derajat Celsius dilaporkan memperparah situasi di lapangan. Memasuki Februari, setelah jeda singkat yang digambarkan sebagai “gencatan senjata” selama empat hari, gelombang serangan kembali meningkat tajam. Pada malam 2 hingga 3 Februari, Rusia diklaim meluncurkan rekor serangan gabungan dengan sekitar 450 drone dan 71 rudal. Sasaran kali ini mencakup sejumlah pembangkit listrik besar di Kyiv, fasilitas energi Kharkiv-5, Pembangkit Listrik Tripoli, serta gardu bertegangan tinggi 750 kilovolt di wilayah ibu kota. Konsekuensinya, menurut klaim tersebut, lebih dari seribu gedung bertingkat di Kyiv kehilangan pasokan panas, ratusan ribu warga di Kharkiv tanpa listrik, serta puluhan ribu lainnya terdampak di Odessa dan Vinnitsa. Hingga kini, pihak Ukraina belum memberikan pernyataan resmi terkait seluruh rincian tersebut. Editor Video: Qurniawan Arsyad Naskah: Nur Fajriani R Narator: Nur Fajriani R SUMBER: https://t.me/Ukr_G_M/74134 Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM - (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur