У нас вы можете посмотреть бесплатно Sidak Takjil di Trenggalek, BPOM Temukan Kerupuk Mengandung Pewarna Tekstil, Ini Ciri cirinya - bioz или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
www.bioztv.id - Di tengah antusiasme warga berburu takjil, tim pengawas pangan menemukan sampel makanan yang mengandung zat kimia berbahaya saat menggelar inspeksi mendadak (sidak). Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Diskes PPKB) Trenggalek bersama BPOM Kediri menyisir Pasar Pon, Alun-alun, dan Stadion Trenggalek. Tim memeriksa dan menguji berbagai jenis kudapan yang pedagang musiman jual untuk memastikan keamanan pangan selama Ramadan. Kepala Bidang P2PL Diskes PPKB Trenggalek, Yajid Menan, menegaskan bahwa pihaknya rutin menggelar pengawasan tersebut. “Tujuan utama kami memastikan takjil yang warga konsumsi memenuhi syarat keamanan, baik secara kimiawi maupun mikrobiologi,” ujar Yajid. Uji Cepat 20 Sampel Dalam sidak itu, tim gabungan mengambil 20 sampel makanan dan langsung melakukan uji cepat di lokasi. Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BPOM Kediri, Sirojjudin Latif, menjelaskan bahwa tim memeriksa empat parameter berbahaya, yakni metal yellow, rhodamin B, formalin, dan boraks. Hasilnya, tim menemukan satu jenis kerupuk yang mengandung Rhodamin B. “Dari 20 sampel, kami menemukan satu jenis kerupuk yang mengandung Rhodamin B. Zat ini merupakan pewarna tekstil dan sangat dilarang untuk produk pangan,” ungkap Latif. Kenali Ciri Kerupuk Berbahaya Latif juga mengingatkan warga agar lebih teliti saat membeli takjil. Ia membagikan beberapa ciri kerupuk yang patut diwaspadai: • Warna merah muda (pink) terlalu terang atau neon, terutama di bagian tepi. • Tampilan warna tidak wajar dan mencolok. “Sebaiknya pilih kerupuk dengan warna polos atau natural agar lebih aman,” tambahnya. Sementara itu, tim tidak menemukan kandungan formalin, boraks, maupun metal yellow pada sampel lainnya. Risiko Serius bagi Kesehatan BPOM melarang penggunaan Rhodamin B dalam makanan karena industri tekstil menggunakan zat ini sebagai pewarna kain, bukan sebagai bahan tambahan pangan. Jika seseorang mengonsumsi zat ini secara terus-menerus, zat tersebut dapat merusak organ tubuh dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko kanker. Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas langsung memberikan edukasi kepada pedagang terkait. Pedagang itu berjanji tidak lagi menjual atau memasok produk yang mengandung bahan berbahaya. Empat Pilar Keamanan Pangan Yajid Menan juga mengingatkan pedagang dan pembeli untuk memperhatikan empat pilar keamanan pangan: 1. Pastikan bahan baku bebas zat kimia berbahaya. 2. Gunakan peralatan masak dan penyajian yang bersih. 3. Jaga kebersihan tempat pengolahan dan hindari lokasi dekat sumber polusi. 4. Terapkan perilaku hidup bersih saat mengolah dan menjual makanan. Selama Ramadan, Diskes PPKB Trenggalek dan BPOM Kediri terus mengawasi peredaran pangan di lapangan. “Harapan kami, masyarakat semakin cerdas dan selektif. Jangan hanya tergiur warna yang menarik, karena kesehatan harus menjadi prioritas utama,” tutup Latif.(CIA) #SidakTakjil #WARTakjil #PasarPON 🚸 Jangan lupa juga ikuti Bioz.TV di : 🌐 Website : www.bioztv.id 🔵 Instagram : / bioz_tv 🔵 Tiktok : / bioz_tv 🔵 Facebook : / bioztv 🔵 Twitter : https://x.com/bioz_tv