У нас вы можете посмотреть бесплатно Awang Sariyan ingin menciptakan kata baku yang tidak ke indonesiaan. или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Awang Tidak Mau Ke Indonesiaan. awang sariyan ingin menciptakan kata baku sendiri untuk malaysia yang tidak ke-indonesia-an. sembari prihatin bahwa suku jawa, banjar, bugis dan lainnya enggan dipanggil melayu — Awang Sariyan ingin menciptakan kata baku yang tidak ke indonesiaan. ________ Hallo Guys, Selamat datang di Informasi. kali ini kita akan membahas tentang, Dalam sebuah seminar, Awang Sariyan membahas upayanya dalam mengembangkan istilah bahasa baku yang lebih khas Malaysia dan berbeda dari bahasa Indonesia. Menurutnya, salah satu kata yang berhasil dibakukan adalah “sangkaan” dan “dakwaan sesengah pihak”, meskipun kata ini masih menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan masyarakat. namun menurutnya, kata ini tidak memiliki unsur ke-indonesia-an. Awang menekankan pentingnya pembakuan bahasa ini sebagai bagian dari upaya membentuk identitas Malaysia baru. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk bekerja sama dengan empat partai politik besar di Malaysia untuk menciptakan istilah baku yang lebih khusus bagi negara tersebut. Menurut Awang, Malaysia bisa merujuk pada filosofi tulisan Jawi, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Arab Melayu. Ia menjelaskan bahwa istilah tulisan Jawi lahir pada masa ketika bangsa Melayu dikenal sebagai “bangsa Jawi”. Dalam konteks Arab, bangsa Melayu sering disebut sebagai bangsa Jawa. Namun, Awang menegaskan bahwa saat ini konsep Melayu seharusnya lebih inklusif. Ia menyebutkan bahwa suku Jawa, Banjar, Bugis, dan Minang semua termasuk dalam payung “MahaWangsa Melayu”. Menurutnya, istilah Jawi berasal dari kata al-Jawah, yang merujuk pada Alam Melayu. Meski demikian, Awang Sariyan menyayangkan kenyataan bahwa suku-suku seperti Jawa, Bugis, dan Banjar kini cenderung membentuk kelompok sendiri, terutama di Indonesia, sehingga menjauh dari konsep Melayu asal. Hal ini, menurutnya, bertentangan dengan gagasan penyatuan budaya yang pernah diungkapkan oleh Osman Awang dalam puisinya, yang menekankan kesatuan identitas Melayu. Dengan upaya pembakuan bahasa dan penguatan konsep “MahaWangsa Melayu”, Awang Sariyan berharap Malaysia dapat memiliki identitas linguistik dan budaya yang lebih kuat, sekaligus menghidupkan kembali filosofi Jawi sebagai simbol kesatuan bangsa. --- Music: Crunchy Leaves by Vlad Gluschenko is licensed under a Creative Commons License. https://creativecommons.org/licenses/... Support by RFM - NCM: https://bit.ly/2xGHypM ---