У нас вы можете посмотреть бесплатно Warga Pakistan Terbukti Bersalah atas Rencana Pembunuhan Donald dan Pejabat Amerika Serikat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM- Seorang pria Pakistan, Asif Raza Merchant dinyatakan bersalah karena terbukti merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump atau pejabat lainnya. Pria tersebut diduga memiliki hubungan dengan Iran. Rencana ini disebut sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan Pasukan Quds Iran, Qassem Soleimani, pada 2020 oleh militer AS. Dilansir dari Times of Israel pada (7/3/2026), hal tersebut diungkap dan dibuktikan dalam persidangan di pengadilan federal di Brooklyn oleh jaksa penuntut umum. Merchant diduga berupaya menyewa seorang pembunuh bayaran untuk membunuh seorang politisi atau pejabat pemerintah di AS. Persidangan ini berlangsung bersamaan dengan serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang pecah pada Sabtu (28/2). Dalam kesaksiannya selama persidangan, Merchant mengakui dirinya didesak untuk ikut serta dalam rencana tersebut. Merchant mengaku melakukan hal itu untuk melindungi keluarganya di ibu kota Iran, Teheran, dari tekanan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Merchant juga mengklaim tidak pernah menerima perintah untuk membunuh orang tertentu dalam rencana tersebut. Namun, Merchant menyebut kontaknya dari Iran sempat menyebut tiga nama yang dikaitkan dengan rencana pembunuhan tersebut. Ketiga orang yang dimaksud adalah Donald Trump, Joe Biden, dan Nikki Haley. Merchant akhirnya dinyatakan bersalah atas dua dakwaan, yakni terorisme transnasional dan pembunuhan berencana. Atas dakwaan tersebut, Merchant terancam hukuman penjara seumur hidup. Sebelumnya, para pejabat Amerika Serikat mengatakan Merchant memiliki hubungan dekat dengan Iran. Kedekatan tersebut disebut berkaitan dengan dugaan rencana yang dinilai menyerupai pola operasi yang sering dikaitkan dengan rezim Iran. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Alinda Panca Editor Video : Ramadhan Aji Prakoso Uploader: Ramadhan Aji Prakoso