У нас вы можете посмотреть бесплатно ada apa ajasih di BUMDES KESAWEN?? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
halo teman teman kami dari kelompok 12.B yang beranggotakan: 1. Eka Bayu Adi Nugroho (232510031) TEKNIK SIPIL 2. Mufid Alfandi (232410017) PETERNAKAN 3. Kafka Nafisa Meliana (232310039) AGRIBISNIS 4. Intan Rahma Fariani (232210092) MANAJEMEN 5. Yunita Kurniawati (232210094) MANAJEMEN 6. Ardhifansayah (232520102 TEKNOLOGI INFORMASI BUMDes Desa Kesawen didirikan pada akhir tahun 2017 dengan dukungan dan pendampingan dari mahasiswa KKN Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Sejak awal berdiri, BUMDes ini dibentuk sebagai wadah pengelolaan potensi desa guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Kesawen. Dalam strategi pengembangannya ke depan, BUMDes Desa Kesawen berfokus untuk terus mengembangkan unit usaha yang ada serta memenuhi kebutuhan masyarakat desa terlebih dahulu. Apabila kebutuhan masyarakat Desa Kesawen telah terpenuhi secara optimal, maka BUMDes berencana untuk memperluas jangkauan usaha ke luar desa sebagai upaya peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi desa. Adapun kendala utama yang dihadapi BUMDes hingga saat ini adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM), baik dari segi jumlah maupun kemampuan manajerial. Namun demikian, BUMDes telah berupaya mengatasi kendala tersebut melalui berbagai pelatihan dan kegiatan pembinaan. Salah satu upaya yang pernah dilakukan adalah studi tiru pengelolaan sampah ke BUMDes Amarta di Sleman sebagai bentuk pembelajaran dan peningkatan kapasitas pengelola. Sekretaris Desa Kesawen menyampaikan pesan kepada generasi muda agar memiliki ide-ide kreatif dalam mengembangkan potensi desa masing-masing. Generasi muda diharapkan dapat berperan aktif, peduli, dan turut memikirkan kemajuan desa sehingga pembangunan desa dapat berjalan secara berkelanjutan. Hasil Observasi BUMDes Desa Kesawen, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo BUMDes Desa Kesawen memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pendapatan desa, antara lain sebagai berikut: 1. Potensi Air Bersih (PAM Desa) Unit PAM Desa melayani hampir 200 KK dengan sumber air dari sumur bor sedalam ±75 meter. Ketersediaan dua bak penampungan dan dua unit pompa menjadikan layanan air bersih ini sebagai usaha yang stabil dan berkelanjutan. Permintaan air bersih yang terus ada menjadi potensi pendapatan jangka panjang bagi BUMDes. 2. Potensi Ketahanan Pangan dan Pertanian BUMDes memiliki usaha penggilingan padi dan produksi beras premium yang didukung oleh kelompok tani desa. Bantuan dana pemerintah sebesar Rp130 juta memperkuat modal usaha ini. Ke depan, beras premium akan dibina lebih lanjut, baik dari sisi kualitas produksi maupun pengemasan yang rapi, higienis, dan menarik, sehingga memiliki daya saing lebih tinggi dan nilai jual yang meningkat di pasar lokal maupun luar desa. 3. Potensi Kios dan UMKM Desa Tersedianya 12 unit kios memberikan peluang besar bagi pengembangan UMKM desa seperti usaha sembako, warung kopi, dan jasa penjahit. Unit usaha penjahit yang telah menjalin kemitraan memiliki prospek berkembang karena mampu menjangkau pasar di luar desa dan membuka peluang penyerapan tenaga kerja lokal. 4. Potensi Lahan dan Pengembangan Desa Wisata Masih tersedianya lahan kosong di sekitar area kios membuka peluang untuk pengembangan desa wisata, seperti pembangunan kolam renang, ruang terbuka hijau, dan fasilitas kegiatan masyarakat. Pengembangan wisata desa ini berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan serta menggerakkan unit usaha BUMDes lainnya. 5. Potensi Usaha Jasa Persewaan BUMDes memiliki peluang besar untuk mengembangkan unit usaha jasa persewaan, seperti tenda/tobong, kursi, panggung, genset atau mesin diesel, serta perlengkapan prasmanan. Usaha ini sangat dibutuhkan untuk kegiatan hajatan, acara keagamaan, dan kegiatan sosial masyarakat, sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan rutin bagi BUMDes. 6. Potensi Sumber Daya Manusia Lokal Keterlibatan masyarakat sebagai pelanggan PAM Desa, pengguna kios, serta anggota kelompok tani menunjukkan adanya potensi partisipasi ekonomi desa. Dengan dukungan pelatihan manajemen usaha dan pelibatan generasi muda, BUMDes berpotensi dikelola secara lebih inovatif, profesional, dan berkelanjutan. 7. Potensi Dukungan Aset dan Modal Desa BUMDes Desa Kesawen didukung oleh aset desa, Dana Desa, bantuan pemerintah daerah, serta pendapatan dari berbagai unit usaha yang telah berjalan. Dukungan ini menjadi modal yang kuat untuk pengembangan unit usaha baru dan perluasan layanan ke desa-desa sekitar. Dari potensi-potensi diatas yang paling unggul itu PAM. Karena memenuhi hajat orang banyak.