У нас вы можете посмотреть бесплатно Pria Ngaku Kena Pungli Rp 2 Juta saat Pinjam Mobil TNI untuk Antar Bantuan Banjir, Begini Faktanya или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan seorang pria yang mengeluhkan dugaan pungutan liar saat menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Pulau Sumatera. Dalam rekaman yang beredar, pria itu menuding ada oknum TNI dan anggota DPR yang meminta biaya ketika dirinya mencoba meminjam kendaraan operasional untuk mengantar logistik. Pria tersebut mengaku kesulitan membawa bantuan lantaran tidak memiliki mobil bak sehingga harus mencari bantuan ke beberapa pihak. Ia menyebut sempat mendatangi Kodim namun dimintai biaya, kemudian mencoba jalur anggota DPR namun tetap dipatok bayaran. Cerita itu kemudian diunggah ke media sosial dan menyebar luas. Belakangan diketahui pria tersebut bernama Asyraf Sugana Nasution. Tak lama setelah video pertama beredar, ia muncul dalam video baru untuk meminta maaf. Asyraf mengakui ucapannya keliru dan menyampaikan klarifikasi dengan didampingi kedua orang tuanya. Ia menegaskan permintaan maaf itu disampaikan secara sadar dan tanpa paksaan pihak mana pun. Kesalahpahaman itu disebut berawal dari percakapan internal dalam grup relawan yang membuatnya terpancing emosi. Setelah video permintaan maaf itu beredar, Kapuspen TNI Brigjen TNI Freddy Ardianzah memberikan penjelasan resmi. Brigjen Freddy memastikan bahwa informasi dalam video pertama Asyraf adalah hoaks. Ia menegaskan TNI selalu menindaklanjuti setiap keluhan, namun laporan harus disertai bukti yang jelas. Lantas, Brigjen Freddy juga mengimbau masyarakat tidak membuat pernyataan yang memicu kegaduhan di tengah situasi bencana. (Tribun-Video.com) Program: Live Tribunnews Update Host: Anggraheni Widya Witari Editor Video: Rahmat Gilang Maulana