У нас вы можете посмотреть бесплатно Convergence of Technologies and Services ( penggabungan teknologi dan layanan)Chapter3 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Review Jurnal Item dan Parameter Uraian Review Kritis Judul: Introduction to Digital Economics: Foundations, Business Models and Case Studies Penulis: Harald Øverby dan Jan A. Audestad Jurnal / Penerbit: Springer Nature Switzerland Volume dan Halaman Classroom Companion: Business, 22 Bab, hlm. 1–349 Tahun Publikasi: 2021 Tujuan Penelitian Buku ini bertujuan untuk membangun fondasi teoretis yang komprehensif mengenai ekonomi digital dengan mengintegrasikan perspektif teknologi informasi dan komunikasi dengan teori ekonomi dan manajemen strategis. Penulis ingin menunjukkan bahwa ekonomi digital tidak dapat dipahami hanya melalui pendekatan ekonomi mikro klasik, tetapi harus dianalisis melalui pendekatan multidisipliner yang mencakup sistem dinamis, model bisnis, teori jaringan, serta transformasi teknologi digital. Tujuan lainnya adalah menjembatani konsep teoretis dengan praktik nyata melalui studi kasus dan ilustrasi empiris. Teori dan Kajian Pustaka Kajian teoretis dalam buku ini sangat luas dan terstruktur. Penulis mengintegrasikan teori strategi Porter dengan perspektif value network, teori multi sided platform, network effects, path dependence, lock in, serta model monopoli dan oligopoli digital. Selain itu, dibahas pula konsep zero marginal cost pada barang digital yang menjadi pembeda utama dengan ekonomi tradisional. Literatur yang digunakan mencerminkan pendekatan historis dan konseptual, termasuk teori disrupsi Christensen dan teori network economy Shapiro dan Varian. Secara kritis, kekuatan buku ini terletak pada sintesis lintas disiplin yang solid, meskipun pembahasan teorinya cenderung lebih deskriptif dibandingkan pengujian empiris kuantitatif. Metodologi yang Digunakan Buku ini menggunakan pendekatan konseptual dan analitis dengan metode eksploratif. Struktur penyajiannya bersifat sistematis dan pedagogis. Setiap bab diawali dengan tujuan pembelajaran, definisi konseptual, pemaparan teori, ilustrasi kasus, serta pertanyaan reflektif. Metodologi yang digunakan bukan penelitian empiris tunggal, melainkan kompilasi analisis teoretis yang diperkuat dengan contoh nyata seperti Facebook, Airbnb, Bitcoin, dan perusahaan teknologi global lainnya. Pendekatan ini efektif untuk tujuan pembelajaran, namun kurang menampilkan data kuantitatif primer atau desain penelitian eksperimental. Subjek Penelitian Subjek kajian dalam buku ini adalah fenomena ekonomi digital secara global, termasuk perusahaan teknologi besar, platform digital, pasar telekomunikasi, model bisnis digital, regulasi internet, serta perkembangan big data dan Internet of Things. Fokusnya bukan pada satu negara tertentu, melainkan pada transformasi ekonomi global akibat digitalisasi. Subjek kajian bersifat makro dan sistemik, sehingga memberikan gambaran luas tentang dinamika pasar digital. Metode Penelitian Metode yang diterapkan bersifat kualitatif konseptual dengan analisis teoretis dan studi literatur. Penulis juga menggunakan pendekatan ilustratif berbasis studi kasus untuk menjelaskan konsep seperti network effects, multi sided platforms, dan digital monopolies. Dalam beberapa bab, terdapat pemodelan matematis untuk menjelaskan dinamika pasar digital secara lebih formal. Hal ini menunjukkan kombinasi antara pendekatan deskriptif dan analitis kuantitatif, meskipun tidak berbentuk penelitian lapangan empiris. Hasil Penelitian Hasil utama dari buku ini menunjukkan bahwa ekonomi digital memiliki karakteristik unik seperti zero marginal cost, efek jaringan yang kuat, skala global yang cepat, serta kecenderungan menuju konsentrasi pasar. Buku ini menegaskan bahwa digitalisasi didorong oleh tiga evolusi utama yaitu digitalisasi data, infrastruktur komunikasi digital, dan kemampuan pemrosesan serta penyimpanan data. Selain itu, ekonomi digital menghasilkan model bisnis baru seperti platform economy, sharing economy, dan attention economy. Secara kritis, buku ini berhasil menunjukkan bahwa kekuatan utama perusahaan digital terletak pada akumulasi data dan efek jaringan, bukan pada aset fisik tradisional. Namun demikian, pembahasan dampak sosial dan ketimpangan digital masih dapat diperdalam.