У нас вы можете посмотреть бесплатно GUS IQDAM, GUS KAUTSAR DOANYA SEPERTI WALI TERBUKTI LAGI KEWALIANYA, BUPATI PONOROGO TERPILIH LAGI или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
CAM3 NGIPIK ponorogo #gusidam #guskautsar #bupatiponorogo Muhammad Abdurrahman al-Kautsar, atau yang dikenal dengan Gus Kautsar (lahir 22 November 1985) adalah seorang ulama dan pendakwah berkebangsaan Indonesia.[1] Ia putra KH. Nurul Huda Djazuli dan Hj. Lailatul Badriyah dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso desa Ploso, Mojo, Kediri. Beliau terkenal karena ceramah-ceramahnya yang sangat menarik bagi masyarakat.[2] Ia juga dikenal merupakan Kiai atau guru dari Gus Iqdam yang sedang naik daun dan digandrungi para pemuda. Riwayat hidup Gus Kautsar dilahirkan di desa Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur dari pasangan KH. Nurul Huda Djazuli dan Hj. Lailatul Badriyah. Kehidupan pribadi Gus Kautsar merupakan putra dari pasangan KH. Nurul Huda Djazuli dan Hj. Lailatul Badriyah. Pada tanggal 1 Januari 2004, ia resmi menikah dengan Hj. Ning Jazillah Annahdliyah.[5] Pada pernikahannya dikaruniai dua anak yang bernama Ning Chasna Nayluver dan Gus Nayef Sambudigdo. H. Sugiri Sancoko, S.E. [1], M.M. (lahir 26 Februari 1971) adalah Bupati Ponorogo yang menjabat pada periode periode 2021–2024[2]. Pasangan Sugiri Sancoko – Lisdyarita yang diusung PDIP, PAN, PPP, dan Hanura memenangkan Pemilihan umum Bupati Ponorogo tahun 2020 dengan perolehan suara sebanyak 352.047 suara atau 61,7 persen Sugiri menginisiasi pembangunan mega proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) yang bertempat di Gunung Gamping, Sampung, Ponorogo yang dimulai di tahun 2022 serta dicanangkan masuk dalam Proyek Strategis Nasional Sugiri populer karena figurnya sebagai Bupati Merakyat. Hal ini dibuktikan dengan simbol Semut Ireng yang banyak digunakan partisipan ketika kampanye 2020 yang menggambarkan bahwa Sugiri diusung rakyat banyak[4]. Dalam bertugas, seringkali Sugiri turun langsung ke lapangan dan menemui warganya secara langsung. Ia juga memiliki panggilan unik kepada rakyatnya, yaitu "Frenn/prenn" (dalam bahasa Inggris: Friend) yang berarti teman. Kehidupan Pribadi Sugiri lahir di Dusun Darat, Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Sugiri berasal dari keluarga petani dan dibesarkan oleh pasangan (alm) Bapak Sinto dan (almh) Ibu Situn. Putra ke-6 dari ke-7 bersaudara tersebut lahir di Ponorogo, 26 Februari 1971. Di tahun 2000, Sugiri menikah dengan Susilowati dan dikaruniai tiga orang anak (Jian Ayune Sundul Langit, Lintang Panuntun Qolbu, dan Gibran Cahyaning Pangeran). Ketiga nama anak Sugiri terbilang cukup unik lantaran ia menggunakan pendekatan idiosinkratis dalam penamaannya. Putri sulungnya, Jian Ayune Sundul Langit, pernah menjadi sorotan warganet lantaran namanya yang tak biasa[5]. Tokoh Ponorogo ini memiliki panggilan akrab “Kang Giri”. Ia meniti karir sebagai wartawan dan pengusaha reklame. Di tahun 2009-2014 menjadi anggota DPRD Jatim dan diperpanjang lagi di tahun 2014-2015. Di periode keduanya, Sugiri tidak menuntaskan jabatan dewan karena didorong maju ke Pilkada Ponorogo 2015, namun tidak memenangkan pemilihan. Biodata dan profil Gus Iqdam sebagai seorang pendakwah yang memiliki gaya tersendiri hingga disukai oleh berbagai kalangan sangat menarik untuk diulas. Terlebih, cara penyampaian ceramahnya yang disukai anak muda hingga viral diberbagai platform media sosial. Pada penyampaian dakwahnya yang kerap menggunakan kata ‘Dekengan Pusat’ ini memang memiliki gaya yang khas. Apalagi ilmu-ilmu agama yang diberikan sangat disukai dan riil dengan kehidupan nyata para jemaahnya. Tak heran jika jemaah yang mengikuti pengajiannya sangat cocok dengan dakwah yang diberikan oleh Gus Iqdam. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Gus Iqdam? Dikutip dari Sindonews, Selasa (23/4/2024), berikut biodata dan profilnya Gus Iqdam. Biodata dan Profil Gus Iqdam Gus Iqdam yang lahir di Blitar, Jawa Timur pada 27 September 1994 ini memiliki nama asli Muhammad Iqdam Kholid. Gus Iqdam sendiri merupakan anak bungsu dari KH Kholid yang dikenal luas di Kabupaten Blitar sebagai seorang Kyai Pondok Mamba'ul Hikam II Desa Karanggayam. Ibu Gus Iqdam adalah Ny Lanratul Farida yang juga merupakan putri salah satu kyai kharismatik, KH Zubaidi Abdul Qofur dan merupakan Mursid Torikoh di Jawa Timur. Meski berasal bukan dari orang sembarangan dan terlahir dari keluarga religius, Gus Iqdam dulunya dikenal sebagai anak yang nakal dengan hobi balap motor. Akan tetapi, atas dorongan sang ayah, Gus Iqdam akhirnya bersedia untuk mondok dan menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur. Pada awalnya, Gus Iqdam hanya ingin memenuhi permintaan dari sang ayah. Namun, lambat laun Gus Iqdam semakin memahami pentingnya pendidikan agama hingga akhirnya memutuskan untuk belajar serius terkait agama. Selama tidak menjabat, Sugiri pergi OFFICIAL " NEWGENK MEDIA CHANNEL" YOUTUBER KREATOR KONTEN SYIAR PENGAJIAN DAN SHOLAWAT KYAI" NU CHANNEL INI BERISI TENTANG DOKUMENTASI/DAKWAH PENGAJIAN SOLAWAT KYAI NU