• ClipSaver
  • dtub.ru
ClipSaver
Русские видео
  • Смешные видео
  • Приколы
  • Обзоры
  • Новости
  • Тесты
  • Спорт
  • Любовь
  • Музыка
  • Разное
Сейчас в тренде
  • Фейгин лайф
  • Три кота
  • Самвел адамян
  • А4 ютуб
  • скачать бит
  • гитара с нуля
Иностранные видео
  • Funny Babies
  • Funny Sports
  • Funny Animals
  • Funny Pranks
  • Funny Magic
  • Funny Vines
  • Funny Virals
  • Funny K-Pop

Menata Ulang Efektivitas Demokrasi скачать в хорошем качестве

Menata Ulang Efektivitas Demokrasi 8 часов назад

скачать видео

скачать mp3

скачать mp4

поделиться

телефон с камерой

телефон с видео

бесплатно

загрузить,

Не удается загрузить Youtube-плеер. Проверьте блокировку Youtube в вашей сети.
Повторяем попытку...
Menata Ulang Efektivitas Demokrasi
  • Поделиться ВК
  • Поделиться в ОК
  •  
  •  


Скачать видео с ютуб по ссылке или смотреть без блокировок на сайте: Menata Ulang Efektivitas Demokrasi в качестве 4k

У нас вы можете посмотреть бесплатно Menata Ulang Efektivitas Demokrasi или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:

  • Информация по загрузке:

Скачать mp3 с ютуба отдельным файлом. Бесплатный рингтон Menata Ulang Efektivitas Demokrasi в формате MP3:


Если кнопки скачивания не загрузились НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru



Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

MetroTV, PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yaitu ambang batas parlemen. Saat ini, ambang batas ditetapkan sebesar 4% suara sah nasional untuk dapat mengirim wakil ke DPR. Hampir semua partai politik sepakat angka itu perlu dinaikkan. Pesannya terang, yakni menyederhanakan sistem multipartai dan memperkuat efektivitas pemerintahan presidensial. Kita memandang urgensi itu bukan sekadar kepentingan elite politik, melainkan kebutuhan sistemik demokrasi kita. Dalam desain presidensial, stabilitas pemerintahan sangat ditentukan oleh dukungan politik di parlemen. Fragmentasi partai yang terlalu lebar kerap melahirkan koalisi rapuh, negosiasi berlarut, dan kompromi yang tidak selalu berbasis kepentingan publik. Pemerintah pun kerap tersandera oleh tarik-menarik kepentingan jangka pendek. Akibatnya, agenda strategis, seperti reformasi struktural, industrialisasi, ketahanan pangan, hingga transisi energi, sering kali tersendat. Pengalaman selama dua dekade reformasi menunjukkan bahwa sistem multipartai ekstrem tidak otomatis memperkuat kualitas demokrasi. Justru sebaliknya, ia dapat menimbulkan biaya politik tinggi dan memperlemah akuntabilitas. Di sinilah urgensi penyederhanaan partai menemukan relevansinya. Banyak negara dengan sistem presidensial menerapkan ambang batas parlemen sebagai instrumen rekayasa sistem kepartaian. Jerman, misalnya, menetapkan ambang batas 5% untuk Bundestag demi menjaga stabilitas. Turki bahkan pernah menerapkan ambang batas 10% sebelum kemudian diturunkan. Ambang batas bukanlah pembatasan demokrasi, melainkan mekanisme untuk memastikan efektivitas representasi. Indonesia bukan tanpa pengalaman. Sejak reformasi, ambang batas parlemen telah dinaikkan secara bertahap, dari 2,5%, 3,5%, hingga 4%. Setiap penaikan membawa konsekuensi penyederhanaan partai di parlemen, meski belum sampai pada taraf multipartai sederhana yang ideal. Karena itu, penaikan ambang batas di atas 4% patut dipertimbangkan secara serius. Namun, diskusi tidak boleh berhenti pada angka. Kita perlu kajian komprehensif pula tentang berapa besaran yang proporsional? Apakah 5% cukup? Ataukah lebih? Yang terpenting, kebijakan ini harus berpijak pada tujuan memperkuat sistem presidensial tanpa mengorbankan prinsip keterwakilan. Di sinilah kekhawatiran tentang 'suara hilang' (wasted votes) harus dijawab. Penaikan ambang batas memang berpotensi membuat suara pemilih partai yang tidak lolos menjadi tidak terkonversi menjadi kursi. Ini bukan persoalan kecil. Demokrasi bertumpu pada legitimasi suara rakyat. Karena itu, revisi UU Pemilu harus membuka ruang inovasi. Opsi penguatan pendidikan politik agar partai melakukan konsolidasi sebelum pemilu perlu dipertimbangkan. Skema penggabungan partai atau koalisi permanen sebelum pencalonan bisa menjadi jalan tengah. Bahkan, diskursus tentang desain daerah pemilihan dan metode konversi suara perlu dimasukkan dalam pembahasan. Tujuan kita jelas, yakni menciptakan sistem multipartai sederhana yang kompetitif, bukan oligarkis. Penyederhanaan bukan untuk memonopoli kekuasaan, melainkan untuk mengefisienkan pengambilan keputusan politik. Demokrasi yang efektif bukan hanya soal banyaknya pilihan, melainkan juga kemampuan sistem menghadirkan pemerintahan yang bekerja. Momentum pembahasan UU Pemilu tidak boleh disia-siakan. Penaikan ambang batas parlemen harus menjadi bagian dari desain besar penataan demokrasi. Kita dorong DPR dan pemerintah untuk berani mengambil langkah ini, dengan landasan akademik yang kuat dan dialog publik yang terbuka. Demokrasi bukan sekadar prosedur lima tahunan. Ia adalah arsitektur yang harus terus disempurnakan. Menaikkan ambang batas parlemen adalah salah satu bata penting dalam membangun fondasi sistem presidensial yang lebih kokoh, efektif, stabil, dan tetap representatif. #demokrasi #partaipolitik #dprri #pemerintahan #bedaheditorialmi ----------------------------------------------------------------------- Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini! Website: https://www.metrotvnews.com/ Facebook:   / metrotv   Instagram:   / metrotv   Twitter:   / metro_tv   TikTok:   / metro_tv   Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/

Comments
  • Sujiwo Tejo: Masalah Dwi Sasetyaningtyas hanya Ada di Konten Flexingnya | Catatan Demokrasi tvOne 2 дня назад
    Sujiwo Tejo: Masalah Dwi Sasetyaningtyas hanya Ada di Konten Flexingnya | Catatan Demokrasi tvOne
    Опубликовано: 2 дня назад
  • Berani! Mahasiswa Ini Buka Dugaan Sisi Gelap Program MBG 22 часа назад
    Berani! Mahasiswa Ini Buka Dugaan Sisi Gelap Program MBG
    Опубликовано: 22 часа назад
  • Komisi III DPR RI Panggil Penyidik BNN dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Terkait Kasus ABK Fandi 2 часа назад
    Komisi III DPR RI Panggil Penyidik BNN dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Terkait Kasus ABK Fandi
    Опубликовано: 2 часа назад
  • Menggebu-gebu Bestari Barus Sampai Debat Dengan Host Dua Sisi | tvOne 19 часов назад
    Menggebu-gebu Bestari Barus Sampai Debat Dengan Host Dua Sisi | tvOne
    Опубликовано: 19 часов назад
  • Cara Jaksa Menjerat Bos Gulaku Gunawan Jusuf | Tukang Kupas Perkara 20 часов назад
    Cara Jaksa Menjerat Bos Gulaku Gunawan Jusuf | Tukang Kupas Perkara
    Опубликовано: 20 часов назад
  • Breaking News-KPK RILIS Penahanan Tersangka Dugaan TPK, Terkait Importasi Barang Di Ditjen Bea Cukai
    Breaking News-KPK RILIS Penahanan Tersangka Dugaan TPK, Terkait Importasi Barang Di Ditjen Bea Cukai
    Опубликовано:
  • BONGKAR PROSES SELEKSI LPDP ⁉️ Anak Pejabat Lolos, Anak Guru Dipersulit? 2 дня назад
    BONGKAR PROSES SELEKSI LPDP ⁉️ Anak Pejabat Lolos, Anak Guru Dipersulit?
    Опубликовано: 2 дня назад
  • KETUA BEM UGM: MBG SENJATA KONSOLIDASI 2029❓ 20 часов назад
    KETUA BEM UGM: MBG SENJATA KONSOLIDASI 2029❓
    Опубликовано: 20 часов назад
  • Эффект Джанибекова [Veritasium] 6 лет назад
    Эффект Джанибекова [Veritasium]
    Опубликовано: 6 лет назад
  • [FULL] Jokowi: 18 часов назад
    [FULL] Jokowi: "Revisi UU KPK Inisiatif DPR", Apa Benar? | Dua Sisi tvOne
    Опубликовано: 18 часов назад
  • Penerima LPDP di UK Viral, Bagus Muljadi: Tindakannya Kurang Beretika | Catatan Demokrasi tvOne 2 дня назад
    Penerima LPDP di UK Viral, Bagus Muljadi: Tindakannya Kurang Beretika | Catatan Demokrasi tvOne
    Опубликовано: 2 дня назад
  • 🔴BREAKING NEWS - SESKAB TEDDY JAWAB ISU ANGGARAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS | 27/02 Трансляция закончилась 1 час назад
    🔴BREAKING NEWS - SESKAB TEDDY JAWAB ISU ANGGARAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS | 27/02
    Опубликовано: Трансляция закончилась 1 час назад
  • Как умерла мировая Фотоиндустрия 7 дней назад
    Как умерла мировая Фотоиндустрия
    Опубликовано: 7 дней назад
  • Альфред Кох – Путин 1990-х, бандиты, НТВ, Навальный / вДудь 1 день назад
    Альфред Кох – Путин 1990-х, бандиты, НТВ, Навальный / вДудь
    Опубликовано: 1 день назад
  • AMPLOP DEMOKRASI (full movie) 3 недели назад
    AMPLOP DEMOKRASI (full movie)
    Опубликовано: 3 недели назад
  • [FULL] HOTROOM - BEASISWA DARI NEGARA BANGGA ANAK JADI WNA 1 день назад
    [FULL] HOTROOM - BEASISWA DARI NEGARA BANGGA ANAK JADI WNA
    Опубликовано: 1 день назад
  • [FULL] Hotman Soroti Kejanggalan Kasus ABK Fandi Dituntut Mati hingga Pembunuhan Mahasiswa di Lombok 1 день назад
    [FULL] Hotman Soroti Kejanggalan Kasus ABK Fandi Dituntut Mati hingga Pembunuhan Mahasiswa di Lombok
    Опубликовано: 1 день назад
  • Bakal Bongkar Skripsi Jokowi! Roy Suryo Cs Siap Bawa Saksi Mahkota di Sidang | iNews Terkini 1 час назад
    Bakal Bongkar Skripsi Jokowi! Roy Suryo Cs Siap Bawa Saksi Mahkota di Sidang | iNews Terkini
    Опубликовано: 1 час назад
  • [FULL] Debat Panas Pecah! Dr. Tifa Skakmat Kuasa Hukum UGM Pakai Hitungan Matematika Ijazah 1 день назад
    [FULL] Debat Panas Pecah! Dr. Tifa Skakmat Kuasa Hukum UGM Pakai Hitungan Matematika Ijazah
    Опубликовано: 1 день назад
  • [FULL] Ekonom Wijayanto Samirin Bongkar Prabowonomics, Ambisi 8 Persen di Tengah Ancaman Krisis 6 дней назад
    [FULL] Ekonom Wijayanto Samirin Bongkar Prabowonomics, Ambisi 8 Persen di Tengah Ancaman Krisis
    Опубликовано: 6 дней назад

Контактный email для правообладателей: u2beadvert@gmail.com © 2017 - 2026

Отказ от ответственности - Disclaimer Правообладателям - DMCA Условия использования сайта - TOS



Карта сайта 1 Карта сайта 2 Карта сайта 3 Карта сайта 4 Карта сайта 5