У нас вы можете посмотреть бесплатно 06 - Tari Kandagan - Revitalisasi Tari Klasik Sunda или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tari Kandagan - Revitalisasi Tari Klasik Sunda LATAR BELAKANG Dahulu Oemay melarang murid-murid BKI untuk menirukan gerak tari laki-laki yang gagah, karena khawatir kehalusan gerak tarinya berubah. Tahun 1958 BKI menampilkan karya tari Tjetje yang diberi nama Tari Topeng Wadon berwatak gagah dengan kostum celana selutut dan gerak tari gagah yang memainkan alung soder (melempar selendang panjang ke atas). Oleh seniman Jawa nama tariannya dikritik dan kemudian diganti menjadi Tari Renggarini yang berarti wanita yang aktif. Setelah Oemay pensiun, Tjetje yang memahami gairah murid perempuannya untuk menarikan tari berkarakter gagah dengan alung soder dan sepak soder (menyepak selendang hingga melambung ke atas), maka Tari Renggarini diubah menjadi Tari Kandagan yang lebih aktif memainkan alung dan sepak soder. Kehadiran Tari Kandagan tahun 1959 ini sangat disukai murid perempuan Tjetje, karena dianggap cukup fenomenal dan menantang. Pada masa itu belum ada perempuan yang memakai pantalon/celana panjang. Pakaian kaum perempuan pun hanya berupa rok dengan panjang hingga di bawah lutut. Melangkahkan kaki lebar-lebar pun dianggap kurang sopan dan tidak layak.