У нас вы можете посмотреть бесплатно Implikasi Hukum Tanah Eks Milik Adat Tdk Berlaku & Tdk Dapat Digunakan Alat Pembuktian HAT (PART 3) или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpimpin (FGD) Ngopi Bareng IPPAT dengan tema: “Implikasi Hukum Alat Bukti Tertulis Tanah Bekas Milik Adat Tidak Berlaku dan Tidak Dapat Digunakan sebagai Alat Pembuktian Hak Atas Tanah (per 2 Februari 2026)” 🗓 Senin, 9 Februari 2026 ⏰ 08.30 – 13.00 WIB 💻 Pelaksanaan via Zoom 🎙 Keynote Speaker: Dr. Hapendi Harahap, S.H., Sp.N., M.H. Ketua Umum PP IPPAT 👥 Narasumber: Ennid Hasanudin, S.H., C.N., M.H. Hakim Agung Kamar Perdata Mahkamah Agung RI Dr. M. Sofyan Pulungan, S.H., M.A. Fakultas Hukum Universitas Indonesia Andrias Pamungkas, S.Kom., M.H. Kepala Subdirektorat Pengembangan Layanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Anahari Budi Septania Manajer, Direktorat Pengaturan Prudensial dan Integritas Sistem Keuangan – OJK Fandi Achmad Manajer, Direktorat Pengembangan Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan – OJK Diskusi ini menghadirkan perspektif regulator, akademisi, dan praktisi untuk memberikan kejelasan hukum dan arah praktik bagi PPAT di seluruh Indonesia. #IPPAT #PPIPPAT #HumasPPIPPAT #NgopiBarengIPPAT #FGDIPPAT