У нас вы можете посмотреть бесплатно Google Habiskan $180 Miliar Demi AI! Apakah Era Software Resmi Berakhir? или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Apakah kita sedang menyaksikan akhir dari era perangkat lunak (software) konvensional? Di video kali ini, kita akan membedah fenomena mengejutkan di pasar teknologi global. Alphabet (Google) baru saja mencatat pendapatan tahunan menembus $400 miliar untuk pertama kalinya, namun investor justru sempat "ketakutan" karena rencana pengeluaran besar-besaran perusahaan tersebut. Berikut adalah poin-poin utama yang kami bahas secara mendalam dan ilmiah: • Taruhan Raksasa Google pada AI: Google berencana menghabiskan $175 hingga $185 miliar untuk belanja modal (CapEx) tahun ini, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Meskipun pasar sempat bereaksi negatif, pertumbuhan divisi Cloud yang mencapai 48% menunjukkan bahwa investasi AI mulai membuahkan hasil nyata pada layanan pencarian dan infrastruktur mereka. • Kehancuran Saham Software: Mengapa saham raksasa seperti Salesforce, Shopify, hingga HubSpot anjlok hingga 20% dalam seminggu?. Kita akan membahas bagaimana Anthropic melalui Claude Co-work mulai mendisrupsi model bisnis lisensi perangkat lunak tradisional di bidang hukum, keuangan, hingga layanan pelanggan. • Peluang di Tengah Kepanikan (DHQ): Belajar dari sejarah Google yang sahamnya sempat jatuh 40% saat ChatGPT muncul namun kemudian bangkit 285%, kita akan mengenal konsep Dislocated High-Quality (DHQ) companies. Ini adalah momen langka di mana pasar mengalami dislokasi harga akibat narasi ketakutan yang belum tentu terbukti secara fundamental. • Update Sektor Lain: Selain teknologi, kami juga membahas "perang" obat penurun berat badan (GLP-1) antara Eli Lilly yang menang besar dan Novo Nordisk yang jatuh 18%, serta drama sidang antimonopoli rencana merger raksasa media Netflix dan Warner Brothers Discovery. Video ini bertujuan memberikan perspektif yang jernih di tengah ketidakpastian pasar, membantu Anda melihat mana perusahaan yang benar-benar terdisrupsi dan mana yang justru sedang dalam posisi "diskon" karena kepanikan investor. Jangan lupa klik LIKE, SUBSCRIBE, dan nyalakan lonceng notifikasi untuk analisis pasar mingguan yang tajam! #Google #AI #Investasi #SahamSoftware #Alphabet #Teknologi #AnalisisPasar #EliLilly #Netflix #KecerdasanBuatan Sumber Referensi : Galloway, S. (2026, 5 Februari). Google Doubles Down on Spending as AI Fear Returns | Prof G Markets [Video]. YouTube. / @profgpod