У нас вы можете посмотреть бесплатно Motoran malem di Kota Denpasar Bali - 13 April 2020 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Pada tanggal 13 April 2020, suasana di Kota Denpasar berada dalam fase pengetatan aktivitas masyarakat akibat pandemi COVID-19 yang mulai meluas secara nasional. Meskipun saat itu Denpasar belum secara resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti Jakarta, suasana kota sudah berubah drastis menjadi lebih sepi dan penuh dengan upaya antisipasi. Berikut adalah gambaran suasana dan kebijakan di Denpasar pada hari tersebut: 1. Suasana Kota dan Aktivitas Masyarakat Penerapan "Di Rumah Saja": Pemerintah Kota Denpasar gencar mengawal imbauan agar masyarakat tetap beraktivitas di rumah. Jalanan protokol yang biasanya padat mulai terlihat lengang. Program Belajar dari Rumah: Tepat pada 13 April 2020, program siaran "Belajar di Rumah" mulai ditayangkan secara perdana untuk membantu siswa sekolah yang mulai terbiasa dengan metode pembelajaran jarak jauh. Wajib Masker: Penggunaan masker kain menjadi pemandangan wajib di ruang publik. Banyak aksi pembagian masker dilakukan oleh relawan dan komunitas bagi warga yang masih kesulitan mendapatkannya. 2. Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Persiapan Isolasi bagi PMI: Pemkot Denpasar mulai menyiapkan gedung KNPI dan menjajaki sekitar 12 hotel untuk digunakan sebagai lokasi isolasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Denpasar yang baru kembali dari luar negeri. Distribusi Sembako: Pada hari itu, pemerintah mulai mendistribusikan bantuan sembako bagi enam kelompok masyarakat yang paling terdampak secara ekonomi oleh pandemi. Kolaborasi Digital: Pemkot bersinergi dengan layanan ojek online (seperti Gojek) untuk mendorong masyarakat tetap berbelanja dari rumah guna meminimalkan kerumunan di pasar tradisional. 3. Kondisi di Tingkat Desa/Kelurahan Satgas Gotong Royong: Di tingkat lokal (seperti di Kelurahan Kesiman), dilakukan pembentukan Satgas Gotong Royong COVID-19. Satgas ini bertugas mendata warga yang datang dari luar daerah dan memastikan protokol kesehatan dijaga ketat di lingkungan pemukiman. Penyemprotan Disinfektan: Aktivitas penyemprotan disinfektan secara mandiri oleh warga atau satgas desa di gang-gang pemukiman menjadi pemandangan rutin pada masa ini. 4. Data Statistik (Hingga 13 April 2020) Secara umum di Provinsi Bali, tercatat ada 86 kasus positif, dengan 19 orang sembuh dan 2 orang meninggal dunia. Denpasar saat itu menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus tertinggi di Bali, yang memicu pemerintah untuk lebih waspada terhadap munculnya klaster-klaster baru. Saat itu kita belum tahu Covid itu apa dan bahkan masih didera ketakutan. Saya berkesempatan motoran keliling untuk melihat situasi.