У нас вы можете посмотреть бесплатно Sosok Kardinal Ignatius Suharyo Wakili Indonesia Ikuti Konklaf Pemilihan Paus Baru или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Nama Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo menjadi sorotan, seiring kepergiannya ke Vatikan mengikuti pemilihan Paus baru atau yang disebut Konklaf. Kardinal asal Sedayu, Bantul, DIY Yogyakarta ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia dalam momen penting Gereja Katolik dunia tersebut. Suharyo dijadwalkan akan berangkat ke Vatikan pada Minggu, 4 Mei 2025, untuk mengikuti Konklaf. Lahir pada 9 Juli 1950, Ignatius Suharyo tumbuh dalam keluarga besar Katolik yang religius. Ia merupakan anak dari pasangan Bapak Hardjoatmodjo dan Ibu Lucia Suharsini, dan merupakan salah satu dari sepuluh bersaudara. Sejak usia muda, panggilan hidup religius sudah tampak dalam dirinya. Pada usia 11 tahun, ia masuk ke Seminari Menengah Santo Petrus Canisius di Mertoyudan, Magelang. Perjalanan akademiknya dilanjutkan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, tempat ia mendalami filsafat dan teologi. Tak berhenti sampai di situ, Suharyo juga melanjutkan studi doktoral di Universitas Kepausan Urbaniana, Roma, dan meraih gelar doktor teologi tahun 1981. Ia ditahbiskan sebagai imam pada 26 Januari 1976. Karier gerejawinya berkembang pesat. Pada 1997, ia diangkat menjadi Uskup Agung Semarang. Kemudian, ia mendapat penugasan tambahan sebagai Ordinarius Militer Indonesia pada 2006. Selanjutnya, tahun 2009, ia dipercaya menjadi Uskup Agung Koajutor Jakarta dan resmi menjabat Uskup Agung Jakarta setahun kemudian. Puncak pengabdiannya dalam hierarki Gereja Katolik dicapai pada 5 Oktober 2019, ketika Paus Fransiskus mengangkatnya sebagai kardinal. Ia menjadi kardinal ketiga asal Indonesia, setelah Justinus Darmojuwono dan Julius Darmaatmadja. Sebagai Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, ia membawahi dua Keuskupan Sufragan, yakni, Keuskupan Bandung dan Keuskupan Bogor. Kardinal Suharyo dikenal luas sebagai sosok yang lembut, bersahaja, namun tegas dalam prinsip. Ia aktif mendorong nilai-nilai keadilan sosial, lingkungan hidup, serta dialog antaragama. Sikapnya yang terbuka dan penuh toleransi membuatnya disegani lintas iman, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di forum internasional. Kini, setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025 lalu, Kardinal Suharyo kembali mengemban tanggung jawab besar. Ia akan mengikuti konklaf bersama 120 kardinal dari seluruh dunia untuk memilih pemimpin baru umat Katolik sedunia. Sebelum berangkat ke Roma, Kardinal Suharyo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menyampaikan duka cita melalui buku tamu yang dibuka di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Program: News Update Host : Muhammad Khoiru Anas Editor : ica Download aplikasi berita TribunX di PlayStore atau AppStore untuk dapatkan pengalaman baru Jangan sampai ketinggalan informasi terupdate dan berita pilihan Tribun Jateng. Ikuti saluran kami di WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaGG...