У нас вы можете посмотреть бесплатно Sosok Dwi Murdiono, Kru Korban Pesawat ATR 42-500: Ikuti Jejak Ayah sebagai Engineer sejak Covid-19 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Salah satunya adalah Dwi Murdiono, kru dari pesawat ATR 42-500. Dwi Murdiono diketahui bekerja sebagai engineer sejak masa pandemi Covid-19. Dwi diketahui merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia memilih menekuni dunia penerbangan, sama seperti ayahnya, Bambang Muchwanto, yang pernah berkarier sebagai engineer pesawat sebelum pensiun saat pandemi melanda. Pilihan Dwi untuk masuk ke dunia aviasi dianggap sebagai bentuk penerusan tradisi keluarga. Setelah dilaporkan jadi korban pesawat jatuh dan hilang, ayah Dwi yakni Bambang berangkat dari Kota Malang bersama putra ketiganya, Tarmizi. Ia datang untuk menjalani proses pengambilan sampel DNA di Pos Ante Mortem Dokkes Polda Sulsel, sebagai bagian dari prosedur identifikasi korban. Meski demikian, ia memilih tetap bertahan di Makassar untuk menunggu kepastian dari nasib sang putra. (Tribun-Video.com/Tribuntimur.com) Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Ayah Dwi Murdiono Tak Kuasa Menahan Tangis Usai Anaknya Jadi Korban Pesawat ATR 42-500, https://makassar.tribunnews.com/break.... Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Rahmat Gilang Maulana Reporter: Erlan Saputra