У нас вы можете посмотреть бесплатно JUDI ONLINE HANTAM BANSOS! 1.500 KPM PKH/BPNT DICORET, ASN Terlibat? Cek Status Anda! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Tahan napas! Skandal penggunaan dana bansos untuk JUDI ONLINE terungkap, menyebabkan ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dinonaktifkan! Kementerian Sosial (Kemensos) telah menghentikan penyaluran bantuan sosial bagi 1.500 warga di Kota Serang, Banten, karena terindikasi terlibat praktik judi online. Bahkan, belasan di antara yang dinonaktifkan ini diduga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan keputusan ini, seluruh penerima yang terindikasi judi online dinonaktifkan sebagai penerima manfaat, baik dari Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Fenomena Nasional: Bansos Disalahgunakan untuk Judi Isu ini bukan hanya terjadi di Serang. Laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada tahun 2025 mengungkapkan bahwa 571.410 penerima bansos terdeteksi menggunakan dana tersebut untuk judi online, dengan total transaksi mencapai Rp957 miliar. Ini mencerminkan rendahnya literasi keuangan di kalangan penerima bansos. Peringatan KPM Lain! Selain karena judi online, KPM juga berpotensi dicoret jika: 1. Melebihi Batas Waktu 5 Tahun: Pemerintah menetapkan pembatasan masa kepesertaan bansos maksimal lima tahun untuk semua KPM di seluruh Indonesia. Tujuannya agar bantuan berputar kepada warga lain yang belum pernah merasakannya. 2. Kondisi Ekonomi Membaik: Di Bengkulu, pemasangan stiker "keluarga miskin" di rumah penerima bansos terbukti efektif menyortir, dan rata-rata KPM yang mengundurkan diri secara sukarela adalah mereka yang ekonominya sudah membaik. 3. Tidak Tepat Sasaran: Data Kemensos sering kesulitan memastikan data penerima sehingga banyak bansos tidak diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Individu dengan profesi mapan seperti pegawai BUMN, dokter, atau manajer pernah tercatat sebagai penerima bansos karena kelemahan data. Cek Status Bansos Anda Sekarang! Pastikan NIK KTP Anda masih terdaftar dan menerima bantuan yang sah, seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), atau BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat). CARA RESMI Cek Status Bansos: • Kunjungi situs resmi Kemensos: https://cekbansos.kemensos.go.id • Atau unduh Aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store Penting: Layanan cek bansos Kemensos 100% GRATIS. Jangan pernah membayar calo atau perantara untuk mengecek atau mencairkan bansos