У нас вы можете посмотреть бесплатно Jejak sabda ✝️ 10 Februari 2026 | Ketika Sebuah Buku Menjadi Terlalu Berat 😭😭 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Melalui sabda Yesus dalam Injil Markus 7:1–13, kita diingatkan bahwa memuliakan Tuhan dengan bibir saja tidak cukup. Iman yang sejati selalu menyentuh hati, dan hati yang sungguh dekat dengan Tuhan akan menjadi lembut, peka, dan peduli. Ketika empati hilang, bahkan hal yang sederhana dapat berubah menjadi beban yang mematikan. Yesus menegur kemunafikan bukan untuk menghukum, melainkan untuk memulihkan. Ia mengajak kita menyelaraskan doa dengan tindakan, ibadah dengan belas kasih, dan kata-kata iman dengan keberanian untuk hadir bagi sesama yang terluka. Renungan ini mengajak kita bercermin pada jarak yang sering muncul antara kata-kata iman dan kepekaan hati. Di dunia yang penuh citra dan penampilan luar, kita bisa tampak religius, rajin berdoa, dan fasih berbicara tentang Tuhan, namun tanpa sadar menutup mata terhadap penderitaan nyata di sekitar kita. Tuhan memberkati 🙏🏼 📖 Bacaan: Markus 7:1–13 📚 Sumber: Sesawi.net 🎵Music: Vesper on The Shore by The Mini Vandals #RenunganHarian #RenunganKatolik #InjilHariIni #Markus7 #ImanDanEmpati #BelasKasih #HatiYangPeka #RmYusupGunarto #KatolikIndonesia #DoaDanTindakan