У нас вы можете посмотреть бесплатно KAIN TENUN KHAS DESA SAPIT или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Berbagai macam keanekaragaman budaya dari berbagai suku bangsa tersebar di berbagai daerah yang ada di Nusantara. Kekayaan keanekaragaman dari budaya Indonesia dapat terlihat dari perbedaan dan keunikan dari setiap suku bangsa Indonesia baik itu dari aspek bahasa daerah, adat istiadat, aneka ragam budaya, lingkungan alam, dan wilayah geografisnya. Hal ini menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia yang beranekaragam ini dapat menjadi potensi sekaligus tantangan untuk tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu untuk dilestarikan. Sejalan dengan pernyataan bahwa budaya mengandung nilai-nilai penting yang harus dijaga agar tidak hilang dan bisa dipelajari, diwariskan, dan dilestarikan oleh generasi ke generasi dan begitu seterusnya (Mahardhani dan Cahyono, 2017:27—34). Kebudayaan itu sendiri merupakan suatu yang kompleks, yang di dalamnya mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan, dan kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Sehingga kebudayaan adalah seluruh total dari pikiran, karya, dan hasil karya manusia yang hanya bisa dicetuskan oleh manusia sesudah suatu proses belajar (Soekanto, 2010:150). Hal ini sejalan dengan definisi kebudayaan yang dipaparkan oleh Sugiarti bahwa kebudayaan dalam arti luas adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang diperoleh melalui belajar. Oleh karena itu kebudayaan kerap digunakan untuk menunjukkan hasil fisik karya manusia yang tentunya tidak lepas dari pengaruh pola berpikir dan pola perilaku manusia (Alfan dkk, 2012:16—17). Pada umumnya, masyarakat lebih mengenal batik sebagai identitas bangsa atas keindahan Indonesia dalam menghasilkan karya kain. Padahal perajin Indonesia juga menghasilkan karya kain yang tidak kalah indah dan cantiknya, yaitu tenun. Di Indonesia, pembuatan kain tenun ini sudah dilakukan hampir pada seluruh daerah. Tenun merupakan kegiatan yang melewati berbagai macam proses, baik itu proses fisik maupun proses non fisik, seperti pengalaman dari para penenun saat sebelum, sedang, atau pun sesudah menenun, serta tujuan sosial dari tenunan. Hal ini menjadikan kain tenun tersebut bukan hanya memiliki fungsi biologi, tetapi juga memenuhi fungsi-fungsi lainnya yaitu estetika. sosial, dan ekonomi. Sehingga kain tenun merupakan objek materi yang diproduksi melalui tahapan proses yang dilewati oleh para penenun dari pengalaman hidupnya sehari-hari yang kemudian dimaknai dengan smbol-simbol yang dihasilkan dari proses kreatifitas ketika menenun (Berlo, 1992:115—134). Oleh karena itu Indonesia memiliki kain tenun tradisional yang beraneka ragam yang tentunya disesuaikan dengan adat istiadat setempat. Terkait dengan banyaknya daerah yang menjadi produsen tenun, keberagaman motif tidak perlu dipertanyakan lagi. Adanya perbedaan latar belakang budaya dan lingkungan, menciptakan hasil tenun yang berbeda-beda setiap daerah. Sehingga apabila berbicara tenun sebagai salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan, maka perlu untuk dijaga keaslian dan kelestariannya baik dari segi teknik produksi, desain dan produk yang dihasilkan.