У нас вы можете посмотреть бесплатно BEBAS ASIMILASI, NAPI LAPAS TUBAN INI LARI MARATON PULUHAN KILOMETER MENUJU RUMAH или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TUBAN – Biasanya Narapidana yang bebas akan dijemput keluarganya di depan pintu gerbang Lapas, namun lain halnya dengan Slamet (XX), mantan narapidana kasus narkotika yang dibina di Lapas Kelas IIB Tuban ini punya nadzar unik. Dia lari maraton dari Lapas Tuban yang terletak di pusat Kota Tuban menuju rumahnya di Kecamatan Plumpang Tuban yang memiliki jarak 20 Km. Sebelumnya Slamet menjalani proses registrasi pengeluaran narapinada, Selasa (14/07) pada pukul 14.00 WIB. Setelah keluar melewati pintu gerbang Lapas Tuban dia lari menuju tempat tinggal keluarga sekaligus tanah kelahirannya di Plumpang Tuban. Saat melakukan marathon dia dilepas langsung oleh Kasubsi Registrasi Lapas Tuban Alfian Muklis bersamaan dengan pelepasan narapidana lain yang mendapatkan asimilasi di rumah. Saat lari menuju Plumpang, Slamet tidak didamping siapapun, keluarganya sengaja menunggu dirumah untuk menyambutnya. Rencananya jarak 20 KM akan ditempung dalam sekali etape tanpa istirahat. “Saya sudah mempersiapkan ini dengan Latihan setiap hari di Lapas, ini juga nadzar saya sebagai syukur telah mendapatkan asimilasi di rumah,” ungkap Slamet. Menurut dia, tidak ada persiapan khusus untuk melakukan lari maraton sejauh 20 km. Sebagai mantan anggota TNI, dia sudah terlatih melakukan lari pagi dan sore di lapangan lapas tuban. Sementara itu, Kasi Binadik Lapas Tuban Pujiono mengatakan bahwa Slamet telah menjalani pembinaan selama 2 tahun 3 bulan. Dia menjelaskan bahwa Slamet selalu mengikuti kegiatan yang diberikan lapas dengan baik. “Saya turut senang dia mendapatkan asimilasi di rumah, dia juga selama di Lapas dapat mengikuti pembinaan dengan baik,” ujarnya.**(FN)