У нас вы можете посмотреть бесплатно MASSA NGAMUK! Kantor Gubernur Jateng Dilempari Kotoran Sapi dalam Aksi Demo 'Semarang Menggugat' или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru #tribunjakarta #beritapopuler #beritaterkini #beritahariini #viraldimediasosial #demo #mahasiswa #demomahasiswa #demomahasiswahariini #indonesiagelap #prabowo #prabowosubianto #gibran #gibranrakabumingraka TRIBUNJAKARTA.COM — Massa yang terdiri dari ribuan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (18/2/2025) sejak pukul 14.30 WIB. Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Semarang 'Semarang Menggugat'. Aksi unjuk rasa ini diwarnai pelemparan kotoran sapi ke gerbang kantor Gubernur Jawa Tengah sebagai bentuk protes. Kejadian ini terjadi sekira pukul 16.30 WIB, sore hari. Massa juga membakar poster-poster dan kardus bekas minuman yang ada di sekitar lokasi. Poster-poster tersebut sebelumnya mereka bawa sebagai simbol protes di mana isi seruannya yaitu 'Efisienshit, pangkas anggarannya, bunuh rakyatnya', 'Efisiensi Ngapusi Ndasmu #IndonesiaGelap' dan '2024: ok gas 2025. "Ini sebagai simbolis bahwa tahi dan ampas bakaran pamflet dan banner MMT ini merupakan kebijakan pemerintah," kata Ketua BEM Undip, Aufa Atha Ariq, Selasa. Diketahui, aksi protes ini terbagi menjadi dua lokasi, yaitu di halaman Kantor Gubernur Jateng dan Balai Kota Semarang. Massa melakukan unjuk rasa sebagai bentuk respons terhadap Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 mengenai efisiensi anggaran, yang dinilai menyulitkan masyarakat. Mereka menyoroti berbagai masalah dan kebijakan di awal pemerintahan. Termasuk pemangkasan anggaran pendidikan, pelanggaran HAM oleh aparat kepolisian, dan kelangkaan elpiji subsidi tiga kg. Mahasiswa-mahasiswa ini sangat menyayangkan sektor pendidikan tidak lagi menjadi prioritas. Pasalnya, anak-anak muda khawatir akan terjadinya pemotongan anggaran beasiswa KIP-K, beasiswa Pendidikan Indonesia, dan beasiswa lainnya. Meskipun pemerintah menyatakan tidak ada pemangkasan beasiswa KIP-K, belum ada jaminan konkret mengenai hal tersebut. Sumber: https://www.tribunnews.com/nasional/2... Editor Video : Ignatius Agustha Uploader: Rekarinta Vintoko Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya: YouTube: / @tribunjakarta Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?... Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7... TikTok: https://www.tiktok.com/@tribun.jakart... Instagram: / tribunjakarta