У нас вы можете посмотреть бесплатно Sempat Minder Tak Ada yang Jemput, Zahra DA7 Malah Disambut Lautan Manusia! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Suasana haru biru menyelimuti kota Tanjung Balai saat menyambut kepulangan sang mutiara kebanggaan, Zahra, kontestan berbakat dari ajang D’Academy 7. Meski tidak membawa pulang gelar juara pertama, kepulangan Zahra justru disambut dengan kemeriahan yang luar biasa dan tangis bahagia dari keluarga serta para pendukung setianya. Keraguan yang Terjawab oleh Cinta Sebelum kepulangannya, Zahra sempat meluapkan keraguan. Dalam sebuah percakapan hangat, ia merasa tak akan ada yang menjemput karena dirinya "gagal" menjadi juara. Namun, kekhawatiran itu sirna seketika. Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan, membuktikan bahwa bagi mereka, Zahra tetaplah sang juara di hati masyarakat Tanjung Balai. Pelukan Hangat dan Isak Tangis Momen paling menyentuh terjadi saat Zahra pertama kali menginjakkan kaki di bandara. Isak tangis pecah ketika ia didekap erat oleh sang ibu dan kerabat. Air mata kerinduan dan rasa bangga mengalir deras, menciptakan suasana yang mampu menggetarkan siapa saja yang melihatnya. Di tengah kerumunan, sosok Pak Gondang, ayahanda Zahra, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Dengan mata berkaca-kaca, ia memeluk putrinya, seolah ingin menunjukkan pada dunia bahwa prestasi Zahra telah mengangkat martabat keluarga dan daerahnya. Parade Kemenangan Hati Zahra kemudian diarak menggunakan mobil terbuka menyusuri jalanan kota. Mengenakan kacamata hitam dan kalung bunga warna-warni, ia terus melambaikan tangan kepada para penggemar yang tak henti-hentinya menyerukan namanya. Sesekali ia tampak menyeka air mata, terharu melihat dukungan yang begitu masif. Puncak dari rangkaian kepulangan ini adalah saat Zahra berdiri di atas panggung bersama sang ayah. Sambil menggenggam mikrofon, ia mempersembahkan nyanyian tulus untuk sosok lelaki pertama yang mencintainya. Momen kebersamaan ini menjadi bukti bahwa kesuksesan sejati bukanlah soal piala, melainkan tentang cinta dan dukungan keluarga yang tak pernah padam. Selamat datang kembali, Zahra! Perjuanganmu di panggung megah mungkin telah usai, namun perjalananmu untuk menginspirasi banyak orang baru saja dimulai. #zahrada7