У нас вы можете посмотреть бесплатно SUAMI BELIKAN RUMAH MEWAH UNTUK PELAKOR,DENGAN UANGKU,KU BERI DIA SURAT PHK SAAT AKAN NAIK JABATAN! или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Rania, seorang pengusaha sukses pemilik perusahaan logistik besar, mempercayakan seluruh pengelolaan keuangan rumah tangganya kepada sang suami, Arman, yang selama ini dikenal setia dan selalu mendukung kariernya. Karena sibuk membangun bisnis dari nol, Rania tak pernah mengecek detail transaksi di rekening pribadinya—ia percaya sepenuhnya pada pria yang menikahinya lima tahun lalu. Namun kepercayaan itu runtuh saat tanpa sengaja Rania menerima notifikasi bank tentang transaksi besar dari ATM pribadinya yang jarang ia gunakan. Rasa curiga membawanya menyelidiki aliran uang yang ternyata sudah berbulan-bulan disedot secara diam-diam. Uang itu tidak hilang begitu saja—melainkan digunakan Arman untuk membeli sebuah rumah mewah di kawasan elit kota. Lebih mengejutkan lagi, rumah itu bukan untuk keluarga mereka. Rumah itu diberikan kepada seorang perempuan muda—Maya—yang ternyata adalah pelakor sekaligus sekretaris baru di perusahaan Rania. Arman bukan hanya berselingkuh, tetapi juga diam-diam memanfaatkan posisi istrinya sebagai pemilik perusahaan untuk mengangkat dirinya sendiri sebagai calon direktur operasional. Dengan manipulasi data dan dukungan beberapa karyawan yang telah ia pengaruhi, Arman hampir berhasil mengambil alih kendali perusahaan dari dalam. Ironisnya, hari pelantikan Arman sebagai direktur sudah dijadwalkan. Semua karyawan bersiap merayakan kenaikan jabatan pria yang selama ini mereka kira suami setia sang bos. Namun Arman tidak tahu, Rania sudah mengetahui segalanya. Alih-alih menghadiri acara pelantikan sebagai istri yang bangga, Rania datang sebagai pemilik perusahaan yang telah menyiapkan balasan paling telak. Di hadapan seluruh manajemen dan karyawan, tepat di hari yang seharusnya menjadi puncak karier Arman, Rania menyerahkan sebuah amplop resmi: surat pemutusan hubungan kerja. Tak hanya memecatnya dari perusahaan yang ia bangun, Rania juga mengungkap bukti penggelapan dana, perselingkuhan, dan pembelian rumah mewah menggunakan uang dari ATM pribadinya. Reputasi Arman runtuh seketika di tempat yang selama ini ia incar untuk berkuasa. Kini, Arman harus menghadapi kenyataan pahit: kehilangan jabatan, harta, dan wanita yang selama ini menopang hidupnya—semuanya dalam satu hari. Sementara Rania, yang selama ini dianggap terlalu sibuk untuk memperhatikan rumah tangga, membuktikan bahwa kepercayaan yang dikhianati bisa berubah menjadi keadilan yang dingin dan terencana.