У нас вы можете посмотреть бесплатно Hafizh Qur'an Trans7 - Kaisa 4 july 2014 или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Bocah perempuan berbaju pink itu berdiri di atas panggung, mulutnya melafazkan ayat-ayat suci Alquran sembari diikuti gerakan tangan yang menggambarkan arti dari ayat tersebut. Kaisa Aulia Kamal namanya, hafiz cilik yang punya mentode unik dalam menghafal Alquran dengan gerakan tangan. Kaisa si gadis mungil ini menjadi peserta Hafiz Quran yang diadakan oleh Trans7. Meski usianya baru 5 tahun, namun dia sudah hafal Juz 30 berserta dengan artinya. Laili Tri Lestari (30), Ibu Kaisa menceritakan awal mulai anaknya gemar menghafal Alquran. Menurut Laili, sejak dulu Kaisa memang sudah akrab dengan ayat-ayat Alquran. Sebab, dalam keluarga atmosfer Alquran memang sengaja diciptakan. "Jadi dia akan terasa hampa kalau sehari saja nggak belajar Alquran 'Kok kita tidak belajar Alquran? Kok kita tidak menghafal?'," kata Lalili kepada detikramadan saat ditemui usai acara Hafiz Quran di Teater Tanah Airku TMII, Jakarta, Selasa (8/7/2014) lalu. Laili mengatakan, dia dan suami memang sengaja membangun suasana rumah yang agamis. Misalnya setiap hari Laili selalu memperdengarkan ayat suci Alquran kepada ke lima anaknya. Termasuk Keisa yang merupakan anak keempat ini. "Awalnya saya suka perdengarkan mereka ayat-ayat Alquran. Misalnya sambil nyapu, sambil melipat baju, sambil masak, saya suka bacain mereka ayat Alquran," kenang Laili. Ternyata, kebiasaan yang tidak disengaja itu justru membuahkan hasil. "Ternyata mereka hafal. Akhirnya dari situ, kita tatar semua." ujar ibu asli Jawa yang kini menetap di NTB ini. Menurut Laili, Alquran seharusnya tidak dijadikan sebuah beban. Hal ini juga yang membuat Laili tidak menerapkan sistem target hafalan pada Kaisa dan empat saudaranya. "Yang penting rutin." tambahnya. Alquran, masih menurut Laili, harus ditampilkan secara menyenangkan agar anak-anak senang juga menerimanya. Dengan menghafal Alquran sama artinya dengan kita membangun sistem filtrasi diri agar bisa lebih baik dari yang lain. Hasilnya, Kaisa, meski di panggung tampil manja khas anak- anak, di rumah dia sangat dewasa. Ia mau membantu pekerjaan rumah kedua orang tuanya. Itu semua, diyakini Laili dan suami, Kamaluddin Marsus (38), berkat menghafal Alquran yang dilakukan Kaisa. Kini bocah kelahiran 24 Februari 2009 itu sedang melanjutkan hafalannya ke Juz 29 dengan metode hafalan gerakan unik yang diajarkan sang ibunda. Meski Ibu dan ayahnya bukan Hafiz, tetapi Kaisa tetap semangat belajar dan bercita-cita untuk bisa menghafalkan Aquran hingga 30 juz.