У нас вы можете посмотреть бесплатно ART QUEEN | Film Pendek FLS3N 2025 Tingkat Provinsi - SMKN 3 Metro или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Art Queen Menceritakan seorang Queen, pelukis tuna rungu yang mempunyai keterbatasan dalam berkarya, karena mempunyai kekurangan dalam fisik, maupun lingkungan di sekitarnya. Queen mempunyai bakat dalam melukis, terutama dalam memanfaatkan bahan alam yaitu kopi sebagai media lukis yang di tuangkan dalam lukisan nya. Ia merupakan pelukis remaja yang tidak dikenal banyak orang maupun dalam lingkungan masyarakat nya sendiri. Di sisi lain kisah ini memperlihatkan seorang fotografer yang berperan penting dalam cerita hidup queen. Karakter ini mendorong queen ke dalam suatu dunia baru yang tidak di bayangkan queen sebelumnya. Ia membuat perubahan dalam hidup seorang pelukis tuna rungu tersebut, sehingga queen mulai dikenal banyak orang dengan style lukis nya yang memanfaatkan bahan alam yaitu kopi terutama jenis kopi (lampung) sebagai alat media lukis, kepopuleran queen pun mulai merombak dunia persenian hingga menginspirasi banyak khalayak ramai. style nya kini dikenal banyak orang, dan menjadi suatu standar acuan khalayak ramai dalam pembuatan karya seni lukis. Film Pendek ART QUEEN gagal mendapatkan predikat Juara dalam ajang lomba FLS3N di tingkat Provinsi. Kami tidak masuk dalam nominasi penilaian dewan juri (yang terhormat), penilaian tersebut adalah sebagai berikut: 1. Gear/alat adalah penentu awal dan penilaian pertama juri di provinsi lampung dalam menilai suatu karya film. 2. Juri yang terhormat menilai suatu tema dalam juknis film pendek bukanlah sebagai nilai utama dan nilai tambahan, tetapi dengan statement "apakah diwajibkan untuk memasukan tema juknis ke dalam film?" yaitu adalah salah satu tema dalam juknis film pendek fls3n yang tertulis, 7 kebiasaan anak indonesia hebat. Penilaian juri tidak sama dengan penilaian didalam juknis tema lomba itu sendiri. 3. Juri memiliki Penilaian sendiri didalam lomba FLS3N tingkat provinsi Lampung. Tidak sama dengan penilaian yang ada di juknis lomba itu sendiri. Kami adalah satu satunya karya film yang memiliki kelengkapan secara merata dalam kriteria kesesuaian dengan tema. Dan karya pesaing lain tidak memiliki kelengkapan tersebut, bahkan tidak ada satupun dari 7 kebiasaan anak indonesia hebat didalamnya. Kami mempunyai kelengkapan dalam tema lomba, tapi kami juga yang tidak mendapatkan predikat juara sama sekali dalam ajang lomba tersebut. Saya sebagai sutradara dan segenap tim yang ikut andil, merasakan rasa kekecewaan yang luar biasa dalam penilaian didalam lomba fls3n film pendek tahun ini. Karya kami yang memiliki ide berbeda, dan memiliki inovasi yang berbeda dari karya peserta lain, serta memiliki banyaknya aktor yang terlibat didalam film tersebut, merasa tidak dihargai dan tidak dinilai sedikitpun. Kami merasa di curangi dan tidak di nilai secara adil. Saya sebagai sutradara mewakili seluruh tim, meminta maaf jikalau didalam karya tersebut memiliki unsur menyinggung dan unsur negatif lainya. Jikalau itu ada, tidaklah kami sengaja melakukanya bahkan sampai merancanakan nya. Ini adalah karya kami, karya original kami, dan semoga karya kami bisa lebih dihargai oleh kalian semua. All right guys, that's all from me. Enjoy your 3 minutes..!! Terimakasih sudah menonton sampai akhir. #movie #cinematic #fls3n2025 #film #art #artist #lovaily #fls2n