У нас вы можете посмотреть бесплатно MAWANG - MULANG SULUK "LANJONG ART FESTIVAL 2025" или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Day 5 Lanjong Art Festival 2025 "Habis Barat Terbitlah Timur" Ekshibisi : Mawang - Mulang Suluk Mawang Musisi dan akkor muda yang viral dengan lagu kasih sayang kepada orangtua. Bentuk ekspresi musik dan lirik yang tidak tidak template menjadi identitas karya yang menarik untuk mendapatkan penelusuran lebih jauh. Kali ini, mawang membawa karya berjudul mulang suluk. Kita belum tentu benar dan juga belum tentu salah. Karya ini terinspirasi dari danding haji mustapa yaitu : "Sepanjang neangan wetan, kulon deui kulon deui. Sepanjang neangan aya, eweuh deui eweuh deui " Artinya : Sepanjang mencari tinur, yang kutemui hanyalah barat. Sepanjang mencari ada, yang kutemui adalah ketiadaan Jangan lupa subscribe, like & share ya.... terima kasih ^^ Lanjong Art Festival sebuah festival seni pertunjukan kontemporer berskala internasional yang dihelat per dua tahun sekali di Ladang Budaya Kutai Kartanegara. Festival ini telah berlangsung sebanyak lima kali dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Bertujuan untuk membangun jejaring antar seniman baik dalam maupun luar negeri dengan mengundang para seniman lintas multidisiplin: tari, musik, dan teater dari Indonesia maupun mancanegara. Tujuan lainnya adalah memberikan khasanah pertunjukan yang berbeda kepada masyarakat luas khususnya di daerah Kalimantan yang relatif jarang mendapatkan informasi dan distribusi pengetahuan terkait seni pertunjukan kontemporer. Mempromosikan daya tarik nilai seni tradisi dan kebudayaan Kutai dan Kalimantan kepada semua tamu yang datang juga menjadi bagian dari timbal balik pertemuan dam sebuah peristiwa kesenian. Artinya bukan hanya kita yang mendapatkan pesan dan kesan, namun Kalimantan dalam hal ini yang direpresentasikan melalui sebuah penyelenggaraan festival kesenian juga menjadi ruang untuk memperkenalkan nilai tradisi dan budaya lokal Kalimantan pada publik yang lebih luas. Program Lanjong Art Festial 1. Ekshibisi dan Diskusi 2. Kompetisi 3. Kolaborasi 4. Wisata Kultural Kurator 1. Budi Dharma M.Sn 2. Iswadi Pratama 3. Prof. Dr. Yudiaryani, M.A. Peserta Kompetisi 1. Zizaluka Project (Yogyakarta) 2. Lesbumi (Tasikmalaya) 3. Ruang Kreatif Halaman Budaya (Banten) 4. Teater Petra (Jakarta) 5. Teater Mahakam (Samarinda) 6. Gws Teater (Karawang) 7. Dapur Teater (Banjarmasin) 8. Sanggar Seni Gauri (Lampung) 9. Lentera Silolangi (Palu) 10. Teater Bastra (Samarinda) 11. Sosial Teatrikal (Magelang) Ekshisibi 1. Teater Satu (Lampung, Indonesia) 2. Teater Matahari (Banjarmasin, Indonesia) 3. NgaosArt (Tasikmalaya, Indonesia) 4. Teater Payung Hitam (Bandung, Indonesia) 5. Yusef Muldiyana (Bandung, Indonesia) 6. Dede Dablo (Bandung, Indonesia) 7. Yamato No Tamashii (Japan) 8. Azmi Bahron (Malaysia) 9. Rodrigo Parejo (Spain) 10. S4cred Conn8tion (Singapore) 11. Larissa Umayta (Brazil) 12. Xue (Singapore) 13. Boyout (Tasikmalaya, Indonesia) 14. Punya Studio (Lampung, Indonesia) 15. Rianto Dance Studio (Bnyumas, Indonesia) 16. KataSwara (Tasikmalaya, Indonesia) 17. Odah Kaminari (Kutai Kartanegara, Indonesia) 18. Bunyi Kami (Kutai Kartanegara, Indonesia) 19. Maestro Gambus Tingkilan dan Tarsul (Kutai Kartanegara, Indonesia) 20. Maestro Sape' Dayak Kenyah (Kutai Kartanegara, Indonesia) 21. Hudoq (indonesia) 22. Tonika Ensemble (Samarinda, Indonesia) 23. Nawasena (Samarinda, Indonesia) 24. Mawang (Indonesia) 25. Panji Sakti (Indonesia) 26. Etnomusikologi Isbi Kaltim (Kutai Kartanegara, Indonesia) 27. Bambang Prihadi (Indonesia) ©2025,, LANJONG ART FESTIVAL #6 HABIS BARAT TERBITLAH TIMUR ALL RIGHTS RESERVED