У нас вы можете посмотреть бесплатно PMI Membawa Harapan ke Aceh Sumatera Dari Lumpur ke Buku, Dari Pakaian ke Harapan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru SERAMBINEWS.COM - Di tengah sisa lumpur dan kayu yang menutup jalan-jalan desa di Sumatera dan Aceh, denyut kehidupan perlahan berusaha bangkit. Palang Merah Indonesia (PMI) hadir bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa simbol pemulihan: dari cangkul, sekop, buku, hingga pakaian. Lumpur yang menutup jalanan dan rumah-rumah warga di Sumatera dan Aceh belum sepenuhnya kering. Di antara rumah-rumah yang tertimbun material banjir bandang, suara sekop dan cangkul terdengar bersahutan. Warga berusaha membuka akses, sementara Palang Merah Indonesia (PMI) hadir dengan tenaga dan kepedulian. Sejak gelombang banjir bandang melanda, PMI tak hanya bergerak di garis depan pembersihan lingkungan mengangkat kayu, lumpur, dan sisa material yang menutup permukiman serta fasilitas umum, tetapi juga menyalakan kembali harapan. Di sekolah-sekolah yang kehilangan buku pelajaran, PMI menyalurkan satu juta eksemplar agar anak-anak bisa kembali belajar. Di pos-pos darurat, perhatian PMI tak berhenti pada pendidikan. Mereka juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Sebanyak 120 ribu potong pakaian dibagikan, menjadi simbol sederhana bahwa kepedulian bisa hadir dalam bentuk paling nyata: sandang untuk melanjutkan hidup. Bagi warga yang kehilangan rumah dan akses, kehadiran PMI bukan sekadar bantuan logistik. Ia menjadi tanda bahwa di tengah lumpur dan puing, ada tangan yang merangkul, ada upaya yang menyalakan kembali semangat untuk bangkit. Selain fokus pada pembersihan lingkungan, PMI juga memberi perhatian khusus pada sektor pendidikan dengan menyalurkan 1 juta eksemplar buku pelajaran bagi anak-anak sekolah terdampak. Bantuan ini diberikan menyusul banyaknya buku siswa yang rusak atau hanyut akibat banjir bandang. Cangkul, sekop, hingga excavator Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan pascabanjir, Palang Merah Indonesia (PMI) mengirimkan bantuan peralatan pembersihan dalam jumlah besar. Bantuan tersebut mencakup 20.000 cangkul, 20.000 sekop, dan 20.000 cleaning kit, serta 41 unit excavator mini dan 6 unit excavator besar. Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempercepat proses pemulihan dan mendorong masyarakat agar dapat melakukan pembersihan secara mandiri. “Kita bersama BNPB membersihkan jalan, lumpur, dan kayu. Fokus kita adalah rumah-rumah warga, dengan mengirim peralatan agar masyarakat bisa melakukan pembersihan secara mandiri,” ujar Jusuf Kalla dalam siaran pers yang diterima Serambi, Selasa (30/12/2025). Menurutnya, keberadaan excavator mini sangat penting karena lebih mobile dan mampu menjangkau kawasan permukiman padat yang tertimbun lumpur, sehingga mempercepat pembersihan rumah warga. Seluruh bantuan peralatan ini dijadwalkan diberangkatkan pada 3 Januari 2026 menggunakan kapal Kalla Lines melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju wilayah terdampak di Sumatera dan Aceh. PMI berharap proses pembersihan lingkungan, rumah warga, dan fasilitas umum dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat segera kembali beraktivitas normal. 1 Juta buku Selain fokus pada pembersihan lingkungan, PMI juga memberi perhatian khusus pada sektor pendidikan dengan menyalurkan 1 juta eksemplar buku pelajaran bagi anak-anak sekolah terdampak. Bantuan ini diberikan menyusul banyaknya buku siswa yang rusak atau hanyut akibat banjir bandang. “Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut infrastruktur dan lingkungan, tetapi juga masa depan anak-anak. Karena itu PMI menyediakan buku agar mereka bisa kembali belajar dan bersekolah seperti biasa,” jelas Jusuf Kalla. Saat ini, seluruh bantuan buku tengah diproses dan dikemas di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Bantuan akan diloading ke kapal pada 2 Januari 2026, dan diberangkatkan sehari kemudian menuju Sumatera dan Aceh. PMI menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga dalam pemulihan sosial, khususnya memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak. Editor: Aldi Rani VO: Siti Masyithah #pmi #banjir #bantuanbanjir #aceh #sumatera ============================================== Syedara Lon, jangan lupa SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update video viral lainnya: http://bit.ly/serambivideo Update berita terpopuler lainnya: http://bit.ly/SerambinewsPopuler Update info terkini via Serambinews.com: https://aceh.tribunnews.com/ Follow saluran di WhatsApp: https://bit.ly/SaluranWASerambinews Follow akun Instagram https://bit.ly/IGserambinews Follow akun Twitter http://bit.ly/TwitterSerambinews Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBserambinews Follow akun TikTok http://bit.ly/tiktokserambinews