У нас вы можете посмотреть бесплатно Ray Rangkuti Pertanyakan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU: Keraguan Publik Meningkat или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai polemik ijazah mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) belum akan selesai dalam waktu dekat. Menurutnya, publik hingga kini masih belum memperoleh jawaban pasti apakah ijazah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) benar-benar asli atau tidak. Ray mempertanyakan salinan ijazah Jokowi yang baru diterima Bonatua Silalahi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menegaskan, inti persoalan sejak awal bukan sekadar ada atau tidaknya dokumen, melainkan apakah dokumen tersebut autentik. Ray menjelaskan, keberadaan ijazah secara administratif selama ini dianggap sudah ada, karena Jokowi berhasil lolos dalam berbagai tahapan pencalonan politik, mulai dari menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga menjabat Presiden RI selama dua periode. Namun, Ray menilai fakta bahwa Jokowi bisa lolos dalam proses pencalonan tidak otomatis menutup perdebatan, sebab yang dipersoalkan masyarakat adalah keaslian fisik dokumen tersebut. Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani itu, peta perdebatan di masyarakat masih sama. Kelompok yang sejak awal percaya ijazah Jokowi asli akan tetap berada pada keyakinannya. Sebaliknya, kelompok yang meragukan akan terus menuntut pembuktian. Ray juga menilai tingkat keraguan publik justru semakin meningkat, karena polemik ijazah Jokowi tidak pernah benar-benar dituntaskan, bahkan terus memunculkan pertanyaan baru. Ia memaparkan bahwa persoalan ijazah Jokowi kini berkembang secara bertingkat. Mulai dari pertanyaan tentang keberadaan dokumen, keaslian fisik, kesesuaian bentuk dengan dokumen asli, hingga kecocokan desain ijazah dengan format resmi yang lazim dikeluarkan UGM pada masa itu. Ray menambahkan, keraguan publik juga meluas pada detail-detail teknis lain, termasuk kesesuaian foto, legalisasi, hingga aspek administratif yang melekat pada dokumen tersebut. Penulis: Fachri Mahayupa Sumber: Tribunnews.com Uploader: Faizal Amir