У нас вы можете посмотреть бесплатно Berita Pernikahan Putrinya Meluas, Ketua MUI Maluku Sebut Urusan Internal dan Tak Perlu Dibesarkan или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
TRIBUN-VIDEO.COM - Lantaran anaknya menjadi sorotan setelah dinikahkan dengan seorang ustaz di usia 15 tahun, Ketua MUI Buru Selatan, Maluku buka suara. Ia menyebut pernikahan putrinya merupakan urusan internal. Hal itu dianggap tak perlu menjadi berita untuk dibesar-besarkan. Dilansir Kompas.com, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buru Selatan, Maluku, Ambo Intan Karate, memberikan tanggapan terkait kabar yang beredar. Ambo menyebut tak hanya putrinya, banyak anak SMP yang menikah di usia belia. “Banyak anak yang putus sekolah. Ada anak-anak yang terlantar apa ada komnas HAM yang turun apa ada yang demo, tidak tahu ada tendensi apa buat saya,” ujarnya. Bahkan dirinya menyebut pernikahan NK adalah urusan internal. Tak perlu ikut campur dan dibesar-besarkan. Pernikahan anaknya dan sang ustaz disebut juga bukan atas dasar paksaan. Namun, atas keputusan sang anak. Dengan banyakya berita yang beredar, Ambo pun merasa kesal. Akibat pernikahan dan kabar yang meluas, para guru dan ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole ikut melakukan berunjuk rasa di Kantor Kanwil Kemenag Buru Selatan dan juga kantor DPRD setempat untuk memprotes pernikahan tersebut. Para guru dan siswa mendesak pemerintah daerah setempat agar segera membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus pernikahan dini tersebut. (*) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketua MUI Buru Selatan: Banyak Anak SMP yang Menikah, Kenapa Anak Saya yang Jadi Sorotan?", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021.... Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty Editor : Aprillia Ika