У нас вы можете посмотреть бесплатно Mahasiswi UM Ini Pilih Mudik Lebih Awal, Manfaatkan Waktu Libur, Hindari Tiket Mahal или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru SURYAMALANG.COM - Suasana mudik Lebaran Idul Fitri 2026 mulai terasa di Kota Malang tepatnya di Terminal Arjosari Kota Malang, Rabu (4/3/2026). Meski baru memasuki pertengahan Ramadan, sejumlah perantau mulai memadati titik keberangkatan untuk pulang ke kampung halaman lebih awal. Salah satunya Lusi, seorang mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM) yang memilih mencuri start mudik menuju Lampung. Lusi mengaku keputusannya untuk mudik di pertengahan ramadan ini lantaran jadwal perkuliahannya yang sudah memasuki masa libur. Selain itu, ia ingin menikmati perjalanan yang lebih santai tanpa harus berdesakan dengan puncak arus mudik yang diprediksi akan sangat padat. "Karena sudah libur kuliah saja, jadi (mudik sekarang). Lebih santai," ujar Lusi saat ditemui di lokasi keberangkatan. Selain faktor kenyamanan, alasan ekonomi menjadi pertimbangan utama mahasiswi asal Lampung ini. Lusi membeberkan adanya perbedaan harga tiket yang cukup signifikan jika membeli mendekati hari H Lebaran. Harga tiket mudik lebih awal yakni Rp 620 ribu untuk sekali jalan. Jika berangkat mendekati lebaran tiket bisa mencapai Rp 800 ribu dari Malang menuju Lampung. "Kalau sekarang Rp 620 ribu untuk sekali jalan. Kalau tiket mepet lebaran biasanya melonjak sampai Rp 800 ribu," jelas Lusi. Perjalanan Panjang Malang - Lampung Mudik sudah menjadi ritual tahunan bagi Lusi meskipun Ia harus menempuh perjalanan yang melelahkan melintasi pulau. "Kurang lebih satu hari perjalanan dari Malang ke Lampung," pungkasnya. Meski memakan waktu 24 jam di jalan, hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. Sebelumnya, pihak Terminal Arjosari memprediksi akan ada dua gelombang puncak arus mudik, yakni pada tanggal 17 dan 20 Maret 2026. Hal itu dikatakan Kepala UPT Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati saat melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check, Selasa (3/3/2026). "Kami sudah berkoordinasi, kami memprediksi puncak arus mudik, terjadi pada tanggal 17 dan 20 Maret 2026 mendatang," jelas Mega. Meskipun jadwal libur tahun ini tidak berbarengan, estimasi jumlah pemudik diperkirakan mencapai 5.000 hingga 7.000 orang. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak terminal menyiapkan 300 hingga 400 armada setiap harinya. Selain itu, personel keamanan juga akan disiagakan di titik-titik rawan seperti pintu masuk, area penurunan penumpang, serta pusat informasi untuk menjamin kenyamanan pemudik. Host: Cindy Dinda Editor Video: Ahmad Zaimul Haq Uploader: Ahmad Zaimul Haq WEBSITE: http://suryamalang.com/ INSTAGRAM: / suryamalang FACEBOOK: / suryamalang.tribun #suryamalang #malang #ngalam