У нас вы можете посмотреть бесплатно Ayam KUB vs Ayam Kuntara ‼️ Mana Lebih Untung Dijadikan Ternak❓ или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
Halo sahabat ternak! Lebih untung mana memelihara ayam KUB atau ayam Kuntara? Yang satu dikenal sebagai ayam petelur lokal unggulan dengan produksi tinggi, dan yg satunya lagi diklaim sebagai ayam pedaging lokal dengan pertumbuhan cepat dan bobot mantap. Kedua ayam ini adalah hasil seleksi genetik yang luar biasa, dan keduanya masuk kategori ayam dwiguna—handal di telur, mantap di daging. KUB adalah produk unggulan dari Balitbangtan, sementara Kuntara adalah inovasi peternak lokal yang sedang menggebrak pasar. Pertanyaannya: Mana yang paling menguntungkan untuk Anda? Yuk kita bahas Kita mulai dari segmen paling krusial: Yaitu TELUR! Ayam KUB, si senior, sudah teruji menghasilkan 180 hingga 200 butir telur per ekor per tahun. Keunggulan utama KUB adalah sifat mengeramnya yang sudah berkurang atau tidak seperti ayam kampung asli, sehingga produksi telurnya jauh lebih cepat dan stabil dibandingkan ayam kampung biasa. Tapi, siap-siap kaget! Kuntara datang dengan performa yang menggila! Ayam ini diklaim mampu menghasilkan 250 sampai 300 butir telur per tahun! Itu artinya, produktivitasnya bersaing ketat dengan ayam ras petelur atau yg dikenal dengan ayam petelur negeri, Tidak hanya banyak, telur Kuntara juga berukuran besar, sekitar 55 sampai 65 gram, menjadikannya telur ayam kampung premium di pasar. Jika Anda ingin kuantitas dan kualitas ukuran telur terbaik, Kuntara adalah pemenangnya Adu Bobot dan Masa Panen Daging Lanjut ke urusan daging. Ini penting untuk panen DOC jantan. Ayam KUB mampu mencapai bobot 1 kilogram dalam waktu 70 hingga 90 hari. Ini sudah sangat cepat dibanding ayam kampung biasa. Namun, lagi-lagi, Kuntara memberikan potensi yang lebih besar. Walaupun masa panennya mirip, di rentang 80-90 hari, Kuntara punya kecenderungan genetik untuk mencapai bobot akhir yang lebih besar, seringkali di atas 1,2 kg bahkan mencapai 1,5 kg di beberapa laporan. Bobot yang lebih besar ini tentu saja berarti harga jual yang lebih tinggi per ekor. Jadi, jika target Anda adalah volume daging yang maksimal, Kuntara layak dipertimbangkan. Efisiensi Pakan dan Kesehatan Biaya pakan adalah penentu untung-rugi, Ayam KUB punya rasio konversi pakan (FCR) yang baik, sekitar 3.8. Sudah efisien! Namun, klaim Ayam Kuntara di sektor efisiensi pakan ini sangat ambisius. Mereka mengklaim FCR yang lebih optimal lagi, mendekati ayam ras modern. Jika klaim ini terbukti di lapangan, Kuntara bisa menjadi mesin uang yang fantastis karena biaya operasional Anda akan jauh lebih rendah. Untuk daya tahan, kabar baiknya: keduanya sangat kuat! KUB dan Kuntara sama-sama tahan terhadap penyakit umum dan mudah beradaptasi di lingkungan tropis. Jadi, Anda bisa tenang, risiko kematian ternak Anda akan jauh lebih rendah daripada memelihara ayam ras komersial. Harga Jual & Pemasaran Sekarang, mari bicara uang. DOC KUB cenderung lebih mudah diakses dan harganya lebih stabil karena didukung oleh program pemerintah. Produknya laris di pasar ayam kampung unggul standar. Sebaliknya, DOC Kuntara biasanya dibanderol dengan harga yang lebih premium atau sedikit lebih mahal. Mengapa? Karena produknya menargetkan pasar kelas atas. Telur Kuntara yang jumbo dijual dengan harga per butir yang lebih tinggi, memberikan margin keuntungan yang lebih tebal. Pilihannya jelas: KUB untuk stabilitas dan modal awal yang lebih ringan. Kuntara untuk performa produksi maksimal dan potensi keuntungan premium. Jadi, mana raja ayam kampung unggulan Anda? Ayam KUB yang teruji dan stabil, atau Ayam Kuntara yang revolusioner dengan telur jumbo? Keduanya adalah pilihan investasi terbaik, tinggal sesuaikan dengan modal dan target pasar Anda. Tulis pilihan Anda di kolom komentar! Jangan lupa like dan subscribe untuk tips ternak lainnya. Salam sukses!