У нас вы можете посмотреть бесплатно Tak Lagi Makan Daging, Kisah Unik Buaya Pemakan Kerupuk Sungai Mancung || Saksi Kata или скачать в максимальном доступном качестве, видео которое было загружено на ютуб. Для загрузки выберите вариант из формы ниже:
Если кнопки скачивания не
загрузились
НАЖМИТЕ ЗДЕСЬ или обновите страницу
Если возникают проблемы со скачиванием видео, пожалуйста напишите в поддержку по адресу внизу
страницы.
Спасибо за использование сервиса ClipSaver.ru
BANGKAPOS.COM - Fenomena buaya pemakan kerupuk kembali menjadi perhatian warga di Sungai Mancung, Desa Mancung, Senin (26/1/2026). Dari atas jembatan Sungai Mancung, Kepala Desa Mancung, Herlizon, bersama warga mencoba memancing kemunculan seekor buaya yang dikenal gemar menyantap kerupuk. Namun meski telah hampir satu setengah jam menunggu dengan berbagai cara, buaya yang diperkirakan memiliki panjang hingga lima meter tersebut tak kunjung menampakkan diri. Herlizon menjelaskan, kebiasaan buaya memakan kerupuk telah terbentuk sejak lama, diperkirakan sejak tahun 2005–2006. Hal itu bermula dari para pedagang kerupuk yang membuang sisa dagangan rusak ke sungai, sehingga membuat buaya terbiasa mendekat dan memakan kerupuk. Ia menyebutkan, di Sungai Mancung diperkirakan terdapat tiga ekor buaya dengan ukuran antara tiga hingga lima meter, dan semuanya telah terbiasa memakan kerupuk. Bahkan, berdasarkan pengujian warga, buaya tidak merespons daging ayam, namun langsung menerkam kerupuk yang dilemparkan ke sungai. Meski demikian, hingga kini keberadaan buaya di Sungai Mancung belum pernah mengganggu warga maupun nelayan yang beraktivitas di kawasan tersebut. Sungai tersebut bahkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dari desa lain yang datang hanya untuk melihat buaya. Nelayan setempat juga mengaku sudah terbiasa berpapasan dengan buaya dan tidak merasa terancam. Pemerintah desa pun mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu atau menyakiti buaya, mengingat keberadaannya telah menjadi bagian dari ekosistem sekaligus hiburan tersendiri bagi warga. Host : Edy Yusmanto Editor : Abdul Hafidh N N Reporter : Riki Pratama Program : Saksi Kata Subscribe now for more Bangka Pos videos: https://www.youtube.com/bangkaposoffi... Like Bangka Pos on Facebook: / bangkapos Do You Have Instagram, follow us: / bangkapos_